Pemda Harus Perhatikan Dampak Sosial

oleh -101 views
PSBB-Wilayah-3-Cirebon
BAHAS PSBB: Para kepala daerah se-Ciayumajakuning menggelar rapat di Pendopo Majalengka membahas rencana pelaksanaan PSBB, Minggu (3/5). Foto: Ono Cahyono/Radar Majalengka

MAJALENGKA – Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Majalengka akan berkonsekuensi pada pembatasan usaha. Kondisi ini berarti akan menambah jumlah yang terdampak.

Koordinator Satgas Persis Respons Covid-19 PD Persis Majalengka, Apep Iwan Gunawan menyatakan, pemda harus memerhatikan terlebih dahulu kesiapan jaring pengaman sosial untuk menekan dampak corona.

“Bila ternyata di lapangan faktanya belum siap, mulai dari pendataan dan teknis distribusinya, sebaiknya PSBB diundur saja karena akan berpotensi membawa kemudaratan bagi masyarakat Majalengka,” tandas Apep Iwan Gunawan.

Ketua PD Persis Kabupaten Majalengka Masa Jihad 2016-2020, Acep Saefuddin menuturkan, sejak mulai ditemukan kasus positif pertama di Indonesia, sejak saat itu masyarakat mengalami berbagai kecemasan, ketakutan dan kekhawatiran.

Setelah sebulan lebih wabah Covid-19 merebak, beber dia, berbagai sektor terguncang. Dampak yang paling terasa adalah dampak ekonomi. Banyak orang yang berkurang penghasilannya bahkan kehilangan pekerjaan akibat adanya pemutusan hubungan kerja (PHK).
 
Berbarengan dengan wabah Covid-19 yang semakin merebak, saat ini, khususnya umat Islam sedang menjalankan ibadah puasa. Diungkapkan dia, bagi umat Islam, Ini bukanlah suatu kebetulan, tetapi merupakan skenario Allah yang telah dirancang yang pasti membawa hikmah yang besar.

“Ramadan adalah bulan memberi dan berbagi sehingga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berbagi dengan sesama serta tolong menolong satu sama lain,” harapnya. (ara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *