RS Beberkan Kronologi Meninggalnya Didi Kempot

oleh -870 views
Didi-kempot-meninggal
Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo (paling kanan) saat berada di RS Kasih Ibu mendampingi kelurga mengurus jenazah almarhum Didi Kempot. (ISTIMEWA)

SOLO – Didi Kempot meninggal dunia karena mengalami henti jantung, Selasa (5/5/2020). Dokter rumah sakit Kasih Ibu telah berusaha menyelamatkan nyawanya selama kurang lebih 20 menit.

Asisten Manajer Humas Rumah Sakit Kasih Ibu, Divan Fernandez mengungkapkan, Didi Kempot tiba di RS Kasih Ibu pada pukul 07.25 WIB dalam kondisi sudah tak sadarkan diri.

“Tadi tiba di IGD pukul 07.25, dalam kondisi tidak sadar. Henti nafas, henti jantung. Kita melakukan pertolongan namun karena kondisi pasien buruk tidak tertolong. Pukul 07.45 dinyatakan meninggal oleh dokter,” kata Divan Fernandez.

Seorang sumber dari RS Kasih Ibu yang enggan disebutkan namanya mengatakan henti jantung dan serangan jantung adalah dua hal berbeda. Dikatakannya, pihak rumah sakit sudah berusaha maksimal untuk menolong pelantun lagu Stasiun Balapan tersebut. Namun rupanya Tuhan berkehendak lain.

“Kalau henti jantung dalam segi medis disebutnya code blue, henti jantung memang (Didi Kempot). Jadi dari IGD tadi sudah dimaksimalkan. Untuk protokol kasus henti jantung memang sudah dimaksimalkan tapi tidak ada respon,” papar sumber itu.

Ketika disinggung soal penyakit lain yang menyebabkan henti jantung pada Didi Kempot, dia mengaku pihak rumah sakit sudah mengetahuinya. Namun sayangnya, dia enggan memberikan penjelasan. “Sebenarnya sudah ada, tapi bukan saya yang (berhak) menjelaskannya,” ucapnya. (yud/jawapos)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *