Kebutuhan Uang Diprediksi Turun di Tahun Ini

oleh -64 views
kepala-kpw-bi-cirebon-bakti-artanta
Kepala KPw BI Cirebon, Bakti Artanta saat talkshow di RCTV, Rabu (6/5/2020). Foto: Apridista S Ramdhani/Radar Cirebon

CIREBON – Jelang Ramadan dan Hari raya Idul Fitri Bank Indonesia memastikan ketersediaan uang untuk momen ini. Di mana biasanya kebutuhan meningkat.

Kendati di tahun ini diprediksi kebutuhan uang menurun seiring dengan beberapa kebijakan pemerintah dalam penanganan dan pencegahan Covid-19.

Kepala KPw BI Cirebon, Bakti Artanta saat Talk Show di RCTV mengungkapkan, kebutuhan uang rupiah telah disiapkan Bank Indonesia saat menjelang Ramadan.

Dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp192 triliun secara nasional, tahun ini diperkirakan menurun menjadi Rp159 triliun. Hal ini turut dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti adanya kebijakan pemerintag terkait cuti bersama, pemberian THR, dan kebijakan mudik yang dilarang.

“KPw BI Cirebon sendiri menyiapkan total Rp7 Triliun untuk Ciayumajakuning, diprediksi kebutuhan uang kartal ini menurun seiring dengan pembatasan-pembatasan tersebut,” kata Bakti.

Di samping itu, jika biasanya KPw BI Cirebon menggelar sejumlah kas keliling untuk melayani penukaran, kali ini sesuai dengan protokol pencegaham Covid19 pihaknya tidak menggelar hal tersebut.

Hal ini dilakukan guna menghindari adanya tumpukan masyarakat. Meski begitu masyarakat yang ingin melakukan penukaran bisa dilakukan di loket penukaran perbankan. “KAS Keliling kami batasi, perbankan kami harapkan bisa selalu melayani penukaran uang,” jelasnya.

Sementara itu, selama masa pandemi ini BI juga memberikan kebijakan khusus terkait SKNBI di mana pihaknya memberikan penurunan biaya transfer.

Sebelumnya jumlah maksimum Rp3.500 untuk biaya nasabah ke perbanjan, kini menjadi Rp2.900, dan dari perbankan ke BI yang semula Rp600 kini menjadi Rp1. (apr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *