Pohon Tumbang, Arus Lalin Macet

oleh -60 views
EVAKUASI: Anggota TNI, Polsek Anjatan, Pamong Desa Anjatan Utara dan masyarakat sekitar melakukan evakuasi batang pohon yang tumbang menutupi badan jalan raya Jenderal Achmad Yani Anjatan, Senin (4/5). FOTO: KHOLIL IBRAHIM/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-Intensitas hujan tinggi menyebabkan sebuah pohon berukuran besar tumbang menutupi badan jalan raya Jenderal Achmad Yani Anjatan, Senin (4/5).

Tidak ada korban jiwa dalam insiden pohon tumbang jenis mahoni yang terjadi sekitar pukul 13.30 itu. Hanya saja, badan pohon yang melintang mengakibatkan tertutupnya jalur menuju arah Patrol maupun Haurgeulis.

Kendaraan dari dua arah tidak bisa melintas, arus lalu lintas sempat macet total. Sebelum akhirnya anggota TNI Koramil 1614/Anjatan, petugas Polsek Anjatan, Pamong Desa Anjatan Utara dan masyarakat sekitar melakukan evakuasi dengan cara memotong batang pohon lalu menyingkirkannya ke bahu jalan.

Butuh waktu sekitar 45 menit sampai akhirnya arus lalu lintas kembali normal. “Jalan tadi tertutup pohon. Kendaraan sempat tidak bisa melintas. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ucap Danramil 1614/Anjatan, Kapten Czi Samsudin didampingi Kapolsek Anjatan AKP Ali Anwar Yaghfirin SE di sela memimpin proses evakuasi.

Terkait penyebab pohon tumbang, Samsudin belum bisa memastikan. Tapi diduga kuat, tumbangnya pohon jenis mahoni dengan diameter sekitar 40 centimeter yang berada tepat di depan kantor unit BRI Anjatan itu lantaran akarnya yang sudah rapuh. Ditambah terpaan angin dan hujan deras, pohon dengan tinggi belasan meter itu akhirnya tumbang.

Kapten Czi Samsudin mengungkapkan, sejak pukul 13.00 wilayah Kecamatan Anjatan dan sekitarnya diguyur hujan intensitas tinggi disertai angin kencang. “Hujannya merata, deras sekali,” ujarnya.

Kapolsek Anjatan, AKP Ali Anwar Yaghfirin SE menambahkan, kondisi cuaca ekstrem tak menentu menjelang musim pancaroba ini diperkirakan akan terus berlangsung. Pihaknya mengimbau kepada para pengendara dan warga untuk berhati-hati serta waspada bila kondisi cuaca ekstrem. (kho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *