Ketua PKK Provinsi Jabar Cek Dapur Umum di Kabupaten Cirebon

oleh -156 views
BERI AP RESIASI : Ketua PKK Provinsi Jawa Barat, Atalia Ridwan Kamil memantau langsung pelaksanaan Program Gasibu di dapur umum Kabupaten Cirebon. Atalia memberikan apresiasinya kepada para pengurus PKK yang sangat kompak dan semangat. FOTO: Andri Wiguna/Radar Cirebon

KETUA PKK Provinsi Jawa Barat, Atalia Ridwan Kamil melakukan monitoring pelaksanaan Program Gasibu di dapur umum di Kabupaten Cirebon. Dapur umum yang dikeola para pengurus PKK ini, nantinya akan mendistribusikan makanan kepada warga yang terdampak covid-19 di Kabupaten Cirebon.

Saat melakukan peninjauan, Atalia langsung mengapresiasi dapur umum yang dikelola PKK Kabupaten Cirebon dan sejumlah lembaga lainnya. Menurutnya, petugas yang terlibat dalam dapur tersebut cukup kompak dan bersemangat.

“Saya acungkan jempol. Dapur umum yang dikelola ibu-ibu PKK ini sangat kompak,” ujarnya, kemarin.

Menurut Atalia, monitoring terhadap dapur umum di Kabupaten Cirebon yang ia lakukan saat ini, untuk mengetahui pelaksanaan dapur umum di lapangan. Selain itu, ia juga ingin memastikan, tidak ada warga Jawa Barat yang kelaparan akibat adanya wabah covid-19.

Ia juga mengungkapkan, dapur umum sudah dilaksanakan di seluruh kota dan kabupaten di Jawa Barat. Salah satunya Kabupaten Cirebon. Dapur ini nantinya membuat nasi bungkus untuk didistrbusikan kepada warga yang terdampak covid-19.

“Ada sekitar 2.800 dapur umum di Jawa Barat yang sudah berjalan,” ujar Ibu Gubernur Jabar ini.

Pada kesempatan tersebut, ia juga meminta lokasi dapur umum ditempatkan di lokasi-lokasi yang mudah diketahui masyarakat. Dia menyarankan, dapur umum dilaksanakan di kantor kecamatan atau kantor desa.

Karena menurutnya, hal tersebut akan mempermudah masyarakat ketika mengalami kedaruratan pangan di wilayahnya. Ia juga mengapresiasi Kabupaten Cirebon, karena saat ini sudah berhasil mendirikan dapur umum di seluruh kecamatan, desa serta kelurahan. “Dapur umum di Kabupaten Cirebon sudah dibangun di 40 kecamatan dan 420 desa serta kelurahan,” kata Atalia.

Atalia juga menuturkan, Pemprov Jabar sudah memberikan bantuan berupa beras masing-masing satu kwintal, yang diberikan kepada seluruh dapur umum yang ada di Kabupaten Cirebon. Dia berharap, gerakan ini bisa menginspirasi orang atau lembaga lain, untuk bisa melakukan gerakan serupa.

“Sehngga tidak lagi harus menunggu bantuan dari pusat atau provinsi,” kata Atalia.

Sementara itu, Bupati Cirebon Drs H Imron MAg mengatakan, masyarakat Kabupaten Cirebon memang cukup terdampak dari adanya wabah covid-19 ini. Menurutnya, dampak yang dirasakan bukan hanya masalah kesehatan saja, namun juga sosial ekonomi masyarakat.

“Dampak sosial ekonomi akibat wabah covid-19 ini, yang paling dirasakan masyarakat,” ujar Imron.

Bupati juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Provinsi Jabar, untuk mendukung gerakan dapur umum di Kabupaten Cirebon. Menurut Imron, bantuan berupa beras masing-masing 1 kwintal, sudah didistribusikan ke setiap dapur umum. (dri/rls/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *