Ini Total Kerugian Perampokan Toko Aneka Sandang

oleh -573 views

KUNINGAN –  Perampokan rumah mewah pengusaha toko pakaian Aneka Sandang di Desa Pangkalan, Kecamatan Ciawigebang, ternyata menyebabkan kerugian materil mencapai Rp100 juta. Kapolres Kuningan, AKBP Lukman Syafro Dandel Malik mengungkapkan, kawanan rampok yang berjumlah antara enam hingga delapan orang tersebut berhasil membawa kabur sejumlah perhiasan dan uang tunai milik H Udin, istri dan anak menantunya.

Disebutkan Kapolres, barang berharga yang diambil di antaranya lima buah perhiasan cincin emas milik istri H Udin seberat 35 gram dan satu buah kalung mutiara, satu buah jam tangan merek Rolex dan lima buah jam tangan dari Makkah milik H Udin, satu buah cincin milik anaknya serta uang tunai sebesar Rp3 juta.

“Ternyata para pelaku tidak hanya merampas  barang berharga yang sedang dipakai korban, namun juga perhiasan yang disimpan di dalam lemari. Kalau ditotal kerugian yang dialami korban antara Rp70 hingga Rp 100 juta,” ungkap Kapolres didampingi Kasat Reskrim  AKP Danu R Atmaja.

Lukman membenarkan dalam menjalankan aksinya, kawanan perampok tersebut membawa senjata tajam jenis samurai dan parang untuk mengancam para penghuni rumah mewah tersebut.  Bahkan untuk melumpuhkan para korban, para pelaku juga sempat menyekap enam penghuni rumah yang terdiri dari H Udin, istri dan anak menantunya aerta dua pembantu.

“Beruntung ada satu anak korban yang sempat mengetahui aksi perampokan tersebut, berhasil mengunci diri dan melaporkannya ke saudaranya yang masih anggota DPRD Kuningan. Yang kemudian dilaporkan ke petugas piket Polsek Ciawigebang. Tak lama setelah menguras harta korban, para pelaku langsung kabur,” papar Lukman.

Lukman memastikan jumlah pelaku perampokan tidak mencapai 20 orang seperti yang diungkapkan korban dalam pemerksaan awal. Dia menegaskan telah mendapatkan sejumlah petunjuk terkait pelaku perampokan bersenjata tersebut dan kini tengah dalam pengejaran anggotanya.

“Kami sudah menemukan beberapa titik terang terkait kemungkinan pelaku yang terlibat dalam perampokan di Desa Pangkalan. Jumlahnya tidak sampai 10 orang, antara enam hingga delapan orang saja, dan kini tengah dalam pengejaran anggota kami,” ungkap Kapolres. (fik/mid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *