Pedagang Sayur Asal Indramayu Meninggal, Positif Corona

oleh -2.342 views
Virus-Corona
Ilustrasi virus corona. Foto: Shutterstock

INDRAMAYU – Tn Tj, pedagang sayur asal Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, meninggal dunia dan terkonfirmasi Covid-19. Diketahui, dia sering bolak balik ke Jakarta.

Informasi penambahan kasus itu disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, Selasa (26/5).

Diketahui terkonfirmasi positif, setelah pihak Gugus Tugas menerima hasil tes swab yang diperoleh dari Laboratorium Fakultas Kedokteran Unswagati Cirebon pada Sabtu (23/5) sekitar pukul 14.00 WIB.

“Dengan adanya kasus ini, maka jumlah orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Indramayu bertambah menjadi 15 orang,” sebutnya.

Deden menceritakan, pada tanggal 20 Mei 2020, TJ pulang dari Jakarta sudah dalam keadaan sakit sejak satu minggu sebelumnya dan sudah mengalami rawat inap di salah satu klinik di Jakarta.

Kemudian setelah menurunkan istri dan anaknya di rumah, pasien tersebut langsung ke RSUD Indramayu dengan keluhan demam, nyeri tenggorokan, nyeri menelan, batuk, sesak napas. Selanjutnya dilakukan perawatan di ruang isolasi dan pengambilan swab pada 21 Mei 2020.

Tak lama setelah pengambilan Swab itulah, TJ meninggal dunia di RSUD Indramayu sekitar pukul 17.20 WIB dengan diagnosa pneumonia sepsis ec Covid-19.

“Kasus terkonfirmasi itu adalah kasus imported case. Dan sudah dilakukan tracing dan tracking terhadap kontak erat pasien tersebut. Kami juga sudah lakukan rapid test pada hari Sabtu lalu dan kami lanjutkan pengambilan swab pada hari Selasa ini,” kata Deden.

Deden menambahkan, kasus terkonfirmasi positif dari tanggal 8 April sampai dengan saat ini berjumlah sebanyak 15 orang dengan rincian sembuh 3 orang, meninggal 3 orang, dan 9 orang masih dalam perawatan.

Sementara itu, pasca libur lebaran Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, Plt Bupati Indramayu Taufik Hidayat langsung melakukan evaluasi terhadap jalannya pemerintahan di Kabupaten Indramayu, Selasa (26/5). Evaluasi difokuskan terhadap jalannya pembangunan yang sudah direncanakan dan penanganan Covid-19 di Bumi Wiralodra.

Taufik Hidayat mengatakan, evaluasi ini dimaksudkan untuk mereview kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan sesuai program kerja yang telah disusun oleh masing-masing perangkat daerah. Selain itu, penekanan juga dilakukan terhadap penanganan Covid-19 terutama di semua kecamatan yang ada di Kabupaten Indramayu.

Taufik menambahkan, saat ini seluruh wilayah di Kabupaten Indramayu masih menerapkan PSBB tahap 2 sampai dengan 29 Mei 2020. Untuk itu semua pihak diharapkan terus menjalankan dan mematuhinya segala ketentuan dan larangan yang ada di PSBB itu agar penyebaran pandemi Covid-19 bisa segera diatasi.

“Saya ucapkan terima kasih kepada perangkat daerah yang terus komitmen dalam pencegahan Covid-19, begitupun kepada para camat yang terus bekerja siang dan malam bersama unsur Forkopimcam dalam pencegahan Covid-19 ini,” kata Taufik. (kho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *