Kabar Dua Pedagang Sumber Negatif Covid-19 Dipastikan Hoaks

oleh -8.538 views
kadinkes
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Hj Eni Suhaeni SKM MKes. FOTO: ANDRI WIGUNA/RADAR CIREBON

CIREBON – Jagat dunia maya terutama akun media sosial di Cirebon, banyak tersebar kabar hoaks mengenai dua pedagang di Pasar Sumber. Dalam informasi yang beredar, dua pedagang yang sebelumnya terkonfirmasi Covid-19, ternyata hanya mengalami sakit flu dan asma.

Bahkan informasi lainnya juga menyatakan bahwa dua warga yang terkonfirmasi Covid-19 itu akan segera pulang dari isolasi. Karena hasil tesnya ternyata negatif.

“Alhamdulillah pasien yg di gembar gembor positif corona yg kebetulan uwa saya di sumber kidul, dan tetangga saya di sumber kasab setelah di test ulang ternyata negatif corona,” tulis akun Anie Cemplon.

Menanggapi banyaknya kabar tersebut di media sosial, Kepala Dinas Kesehatan Eni Suhaeni memastikan bahwa informasi tersebut adalah hoaks alias bohong.

Baca juga:

Breaking News: Dari Swab Test Massal, Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bertambah Jadi 13

Eni mengaku sudah menghubungi secara langsung Direktur Rumah Sakit Arjawinangun, di mana dua pasien tersebut saat ini sedang menjalani perawatan.

Menurut Eni, Direktur RSUD Arjawinangun juga mengaku bingung dengan banyaknya informasi yang beredar di masyarakat, terkait negatifnya dua pedagang pasar yang sebelumnya diinformasikan positif swab.

“Pak Direktur juga tidak tahu, mereka dapat info dari mana,” kata Eni, Sabtu (30/5).

Eni mengatakan bahwa dua pedagang tersebut positif Covid-19, setelah menjalani swab massal di Pasar Sumber. Berdasarkan informasi dari Direktur RSUD Arjawinangun, hingga saat ini dua pasien tersebut belum dilakukan tes swab yang kedua.

“Jadi, infonya sudah dites kemudian negatif, itu juga tidak benar. Karena belum ada tes PCR kedua yang dilakukan kepada pasien dan masih dirawat di ruang isolasi RSUD Arjawinangun,” ujar Eni.

“Baiknya masyarakat mengikuti informasi yang dikeluarkan oleh Pemda, Gugus Tugas, atau Dinas terkait, sehingga masyarakat dan pemerintah tidak disibukkan dengan hoax atau asumsi warga,” tambah Eni.

Berdasarkan informasi dari Direktur RSUD Arjawinangun, hingga saat ini dua pasien tersebut masih dalam perawatan di ruang isolasi. Sejauh ini dua pasien tersebut belum dilakukan tes swab yang kedua. (rls/dri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *