Harga Jamur Tiram Putih Tak Terpengaruh Pandemi Covid-19

oleh -566 views
budidaya-jamur-tiram
TAK TERPENGARUH CORONA: Pembudidaya jamur tiram asal Desa Pageraji, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka, Neng Laela Sugiarti (38) menunjukkan hasil panennya.

MAJA– Harga jamur tiram putih tidak terpengaruh dengan adanya wabah virus Corona. Seorang pelaku usaha jamur tiram putih dari Desa Pageraji, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka, Neng Laela Sugiarti (38) menyebutkan harga jual jamur tiram putih di tengah pandemi Covid-19 tetap stabil. “Harga jual kepada bandar per kilonya Rp11 ribu, tapi kalau beli eceran bisa Rp12 ribu hingga Rp13 ribu per kilo. Stabil ya,” kata Neng Laela.

Disebutkan lulusan SMK YPIB Majalengka ini dirinya bersama suami, Hendra Kurniawan sudah 7 tahun mengembangkan usaha jamur tiram putih tersebut. Diakui Neng, saat ini kendala pengembangan jamur tiram putih yakni mendapatkan serbuk gergaji kayu jengjen.

“Setelah bibit berusia mencapai 3 bulan, maka setiap harinya bisa memanen jamur 40 kg. Kalau lagi bagus bisa mencapai 80 kg per hari,” tutur Neng.

Diakuinya untuk pengembangan usahanya lebih lanjut, pihanya masih membutuhkan bimbingan dan suntikan modal. (ara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *