Foto Perusuh di Amerika Serikat Viral karena Tato Indonesia

oleh -100.020 views
Perusuh-di-Amerika-Serikat-Viral-Karena-Tato-Indonesia
Foto salah seorang perusuh di Amerika Serikat bertato peta Indonesia di lengannya. Sumber foto: Facebook, Tom Kelly IV

PHILADELPHIA – Foto perusuh di Amerika Serikat viral karena tato Indonesia. Dia tertangkap kamera saat beraksi di Philadelphia.

Saat ini foto perusuh yang viral karena tato Indonesia tersebut ramai menjadi perbincangan baik di Indonesia maupun luar negeri. Bahkan media internasional seperti The Inquirer, menjadikannya topik headline.

Dari foto yang tersebar di media sosial, seseorang yang belakangan diketahui bernama Rainey A Backues itu terlihat tato peta Indonesia di lengan kanannya. Ia yang mengenakan kaos oblong warna krem, celana pendek, serta bertopi putih terekam menggenggam benda untuk dilemparkan ke arah kaca bank Wells Fargo.

Foto yang menunjukkan tato peta Indonesia juga dilingkari di beberapa posting-an netizen. Belakangan, lokasi foto tersebut diketahui berada di Kota Philadelphia. Sumber foto tersebut dapat dilihat di tautan ini.

Pria itu juga membuat pengakuan soal aksinya itu di akun media sosialnya. Dalam pernyataannya, dia mengatakan lahir di Jawa, namun bukan WNI.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memberikan konfirmasi bahwa demonstran tersebut bukanlah warga negara Indonesia (WNI). Dari informasi yang dihimpun, yang bersangkutan adalah warga negara AS.

Protes disertai kerusuhan berkobar Jumat malam, 29 Mei 2020, di beberapa kota di Amerika Serikat ketika para demonstran melampiaskan kemarahan mereka atas pembunuhan terhadap George Floyd, seorang pria kulit hitam yang meninggal di Minneapolis minggu ini setelah seorang polisi kulit putih berlutut di lehernya.

Dari Minneapolis ke New York City, Atlanta dan Washington, pengunjuk rasa bentrok dengan polisi dalam gelombang kemarahan atas perlakuan terhadap minoritas oleh penegak hukum, sebagaimana dilaporkan Reuters, Sabtu, 30 Mei 2020.

Demonstrasi pecah untuk malam keempat meskipun jaksa mengumumkan pada hari Jumat bahwa polisi yang difilmkan berlutut di leher Floyd, Derek Chauvin, telah ditangkap atas tuduhan pembunuhan tingkat tiga.

Tiga petugas lainnya telah dipecat dan sedang diselidiki sehubungan dengan insiden hari Senin, yang memicu kemarahan yang telah lama membara di Minneapolis dan kota-kota di seluruh negeri karena bias rasial yang terus-menerus dalam sistem peradilan pidana AS. (hsn/yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *