Dua Rumah Petani Ludes Terbakar, Rugi Rp600 Juta

oleh -243 views
Kebakaran
TAK TERSISA: Warga Desa Gadel Kecamatan Tukdana masih berkumpul di lokasi kebakaran yang menghanguskan dua rumah petani setempat, kemarin (3/6). FOTO: ANANG SYAHRONI/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-Warli (65) dan Kasnadi (41), warga Blok Jembatan III, Desa Gadel, Kecamatan Tukdana hanya dapat terdiam dan pasrah melihat rumahnya hangus tak tersisa dilalap si jago merah, Rabu (3/6).

Berdasarkan data yang dihimpun Radar Indramayu, kebakaran dua rumah itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Saat kejadian, pemilik rumah yang saling bersebelahan itu, tengah bekerja di sawah. Menurut keterangan saksi, Bandi, warga setempat, kobaran api berasal dari ruang tengah rumah milik Kusnadi. Angin kencang dan bangunan rumah semi permanen yang terbuat dari bahan kayu, membuat api cepat merambat ke semua bangunan hingga rumah milik Warli yang berada di sebelahnya.

Warga sekitar bersama petugas kepolisian dan TNI berusaha melakukan pemadaman. Namun, karena alat seadanya, tidak bisa menghentikan amukan si jago merah. Api baru bisa dipadamkan satu jam kemudian setelah dua unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Indramayu dikerahkan ke lokasi kejadian.

Kendati kobaran api dapat dipadamkan, dan tidak ada korban jiwa, kerugian materil ditaksir mencapai Rp600 juta, karena seluruh bangunan dan seisi rumah hangus terbakar tanpa tersisa.

Kapolsek Tukdana, AKP Sunardi SH MH mengungkapkan, kebakaran diduga berasal dari konsleting listrik dari ruang tengah dari salah satu rumah Kusnadi. Menurut Sunardi, api tidak bisa dikendalikan dan semakin membesar karena tiupan angin kencang dan kondisi rumah semi permanen dengan atap genteng, kusen dan rangka dari kayu serta sebagian tembok terbuat dari anyaman bambu, sehingga rumah di sampingnya turut terbakar. Dikatakannya, tidak ada korban jiwan dalam kebakaran itu. Hanya saja, kerugian ditaksir mencapai Rp600 juta karena padi sebanyak 30 ton, perhiasan, uang tunai dan peralatan rumah tangga yang ada di dalam rumah semuanya hangus terbakar. (oni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *