Bupati Acep Tinjau Jembatan Gantung Winduhaji-Citangtu

oleh -668 views
JEMBATAN GANTUNG: Bupati H Acep Purnama SH MH menyempatkan diri meninjau jembatan gantung yang menghubungkan Winduhaji dengan Citangtu, kemarin (7/6).

KUNINGAN – Bupati H Acep Purnama SH MH menyempatkan diri meninjau jembatan gantung yang menghubungkan Winduhaji dengan Citangtu, Kabupaten Kuningan. Peninjauan ini dilakukan di sela-sela Bupati Acep berolahraga jalan sehat. Di jembatan gantung tersebut, bupati sempat naik ke jembatan yang baru selesai jembatan. Jembatan gantung yang berada Winduhaji ini dibangun oleh pemerintah pusat, sama seperti jembatan gantung Sukadana, Kecamatan Ciawigebang yang ambruk beberapa waktu lalu. 

“Saya sekarang sedang berada di Kelurahan Winduhaji, tepatnya di jembatan gantung Winduhaji yang baru saja selesai dibangun. Jembatan ini menghubungkan Winduhaji dengan Citangtu, luar biasa sekali dengan adanya jembatan ini mempermudah akses baik dari Winduhaji ke Citangtu maupun sebaliknya,” kata Bupati Acep dalam keterangan persnya, Minggu (7/6).

Dia menyebut, jika jembatan gantung ini hanya dapat dilalui kendaraan roda dua. “Walaupun jembatan ini hanya untuk kendaran roda dua atau jalan kaki, di ujung sini tepatnya sudah masuk wilayah wangun Kelurahan Citangtu. Saya melihat di sini ada lahan yang dipangkas sehingga perlu penanganan lebih lanjut, Insya Allah dengan kebijakan pemerintah daerah dengan pembangunan TPT agar tidak terjadi musibah longsor,” ungkapnya.

Jembatan gantung ini cukup strategis dengan ketinggian mencapai 80 meter dari dasar Sungai Cisanggarung. “Mungkin jembatan ini menjadi yang terpanjang di Kuningan mencapai 120 meter. Saya haturkan terima kasih dan penghargaan yang setulus tulusnya atas perhatian pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PUPR,” ucapnya.

Menurutnya, selain jembatan gantung Winduhaji, terdapat pula enam jembatan gantung serupa di wilayah lain. “Jembatan gantung Winduhaji ini panjangnya kapasitasnya ini yang paling besar, yang paling panjang, yang paling curam dan yang paling tinggi dari dasar sungai hampir 80 meter. Oleh karenanya, saya persembahkan fasilitas ini untuk masyarakat Citangtu dan Winduhaji pada khususnya, pada umumnya untuk masyarakat Kuningan agar sama-sama kita manfaatkan, kita jaga kelestarian, kita jaga kebersihan, kita jaga untuk manfaat selama-lamanya,” harapnya.

Tak hanya meninjau jembatan gantung Winduhaji, Acep juga memantau progress pembangunan gedung baru kompleks pemerintahan daerah di area Islamic Center Kuningan. “Iya untuk kompleks ini nantinya mungkin menjadi pusat pemerintahan daerah sambil merencanakan pembangunan gedung Setda, insya Allah tahun ini kita akan selesaikan. Mohon doa restunya mudah mudahan bisa selesai tepat waktu, dan tahun depan bisa kita pergunakan untuk pengalihan pusat pemerintahan Kabupaten Kuningan di tempat ini,” imbuhnya.

Gedung baru setda tiga lantai itu pada bagian lantai atas sudah hampir selesai. Selanjutnya lantai dua dan lantai dasar akan diselesaikan tahun ini juga. “Insya Allah bulan depan kita akan memulai, dengan harapan apabila pusat pemerintahan sudah di sini tempat ini menjadi lebih afdol lebih baik lebih bermanfaat, di mana di sini juga berdiri yang begitu megah Masjid At Taufiq untuk kita bisa sama-sama makmurkan. Kemudian di tengah tengah pandemi Covid-19, kami semuanya tidak tinggal diam, kami terus berinovasi berkreasi menyelesaikan segala bentuk administrasi di seluruh SKPD untuk menyongsong pembangunan-pembangunan,” tutupnya. (ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *