Truk Semen Sambar Dua Becak Pangkalan di Brigjen Darsono, Diduga Sopir Ngantuk

oleh -1.022 views
Truk-Tabrak-Becak
Truk pengangkut semen menyambar dua becak pangkalan di Jalan Brigjen Darsono depan Kantor Pengadilan Agama Kota Cirebon, Kamis (18/6) sore. Foto: Istimewa

CIREBON – Truk pengangkut semen menyambar dua becak pangkalan di Jalan Brigjen Darsono depan Kantor Pengadilan Agama Kota Cirebon, Kamis (18/6) sore. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, hanya dua becak dan gapura kantor pengadilan rusak parah.

Sementara, tukang becak yang sedang mangkal di lokasi kejadian selamat, menghindari kecelakan. Diduga, insiden kecelakaan tersebut akibat sopir truk mengantuk.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Cirebon, kecelakaan berawal dari truk nopol E 9498 E melaju dari Palimanan menuju ke Pegambiran, Kota Cirebon. Truk yang dikemudikan Suwanda warga Desa Rawagatel, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, itu sedianya untuk mengantarkan semen.

Setibanya di lokasi kejadian, tiba-tiba truk oleng ke kiri jalan dan menabrak dua becak yang mangkal di depan kantor Pengadilan Agama. “Kita dengar suara keras aja, tidak tahu penyebabnya apa. Apakah kelalaian atau apa. Tapi, becak rusak para,” tutur Herdi, salah satu saksi.

Akibat dari kejadian itu, dua becak dan gapura Kantor Pengadilan Agama rusak. Kejadian sekitar pukul 15.30 WIB itu pun menyita perhatian masyarakat.

Sementara itu, tukang becak korban kecelakaan meminta ganti rugi. Karena kondisi becaknya rusak parah.

Andreansyah, pengurus angkutan semen yang memdengar kejadian itu langsung menugaskan salah satu pekerjaan ke lokasi kejadian untuk mengurus kecelakaan tersebut. Mobil truk pun langsung dibawa ke bengkel untuk dilakukan pengecekan.

“Kita sudah mengecek truknya. Semuanya dalam kondisi baik, rem masi normal. Kemungkinan ini karena kelalaian sopirnya yang kurang berhati-hati saat berkendara. Diduga ngantuk,” kata Adreansyah kepada Radar Cirebon.

Menurut Andre, sudah dua kali ini kejadian srupa dialami sopir yang sama. Lokasi kejadian juga sama.

“Memang ini kesalahan sopir kami. Makanya, Suwanda akan kita berikan sanksi untuk dilakukan skors beberapa hari ke depan,” ucapnya.

Disinggung soal ganti rugi terhadap becak yang rusak parah, Andreansyah mengaku sudah menyelesaikannya secara kekeluargaan. Karena tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Dia juga akan memberikan kompensasi dengan mengganti rugi becak yang rusak.

Sementara itu, Kasat Lantas AKP Fitra Juanda ketika dikonfirmasi Radar Cirebon tidak bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Pihaknya tidak menangani kejadian tersebut karena sudah diselesaikan secara kekeluargaan. (cep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *