21 Juni–31 Juli Ada Razia Masker di Kota Cirebon, Begini Faktanya

oleh -10.230 views
razia-masker-kota-cirebon
Pesan berantai razia masker di Kota Cirebon. Foto: Tangkapan Layar WA

CIREBON – Sebuah pesan berantai menyebar di Whats App. Isinya, ada razia masker di Kota Cirebon pada tanggal 21 Juni sampai 31 Juli.

Dalam pesan itu, disebutkan warga yang tidak menggunakan masker bakal dihukum untuk menyanyikan lagu wajib nasional, menyapu dan denda minimal Rp250 ribu.

Namun, pesan ini tidak dapat dikonfirmasi kebenarannya. Meski penyebarannya terhitung cukup masif. Begini bunyi pesan tersbut.

Assalamualaikum Wr…Wb…

Mohon Ijin Kepada Semua Masyarakat Kota Cirebon Bahwa Akan Ada Razia.

Ini Akan Melibatkan Beberapa Unsur :

1.Kepolisian

2.TNI

3.Satpol PP

4.Dishub

5.3 Pilar

Skala Kecamatan.

Jika Ketauan Tidak Memakai Masker maka Akan Di Kenakan Denda Berupa :

1.Menyapu

2.Menyanyikan Lagu Wajib

3.Denda Minimal Rp.250.000

Tolong Infokan Kepada Saudara Ya Yg Akan Keluar Rumah.

Mulai dari tanggal 21 juni sampai 31 juli

Dari informasi yang dihimpun Radar Cirebon, pesan berantai ini tidak benar. Mengutip Perwali 24/2020 mengenai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional, tidak ada aturan sanksi menyapu, menyanyikan lagu wajib dan membayar denda minimal Rp250 ribu.

Dalam Perwali 24/2020, pemda hanya melakukan monitoring dan evaluasi pada PSBB Proporsional. Pengawasan ini melekat pada Gugus Tugas Covid-19 sesuai dengan kewenangannya.

Sementara pada Pasal 12 ayat 4 disebutkan bahwa pelanggaran terhadap ketentuan PSBB Proporsional berupa teguran, pemberhentian/pembubaran kegiatan dan penutupan sementara.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Drs Andi Armawan menyatakan informasi itu tidak benar. “Hoax itu,” ucapnya. (azs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *