Keluarga Benteng Utama Pembangunan Nasional, Layani Belasan Ribu Akseptor saat Harganas

oleh -74 views
RAMAH TAMAH: Kepala Dinas PPKBP3A Kabupaten Cirebon, Drs Iyan Ediyana MM MSi tengah memotong tumpeng dalam rangkaian kegiatan peringatan Harganas ke- 27, kemarin. FOTO: MOH JUNAEDI/RADAR CIREBON

CIREBON- Bangsa Indonesia memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-27, Senin (29/6). Tidak terkecuali di lingkungan Pemkab Cirebon.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Drs Iyan Ediyana MM MSi yang menjadi pembina upacara peringatan Harganas tingkat Kabupaten Cirebon mengatakan, tujuan dari peringatan Harganas adalah meningkatkan kesadaran dan peran serta masyarakat terhadap pentingnya keluarga kecil, bahagia dan sejahtera dalam kerangka ketahanan keluarga.

Selain itu, lanjutnya, meningkatkan pemahaman masyarakat dalam penerapan 8 (delapan) fungsi keluarga dan pembentukan karakter sejak dini, dengan konsep pendekatan keluarga berkumpul, berinteraksi, berdaya, serta peduli dan berbagi.

“Penerapan fungsi keluarga ini membantu keluarga lebih bahagia dan sejahtera, terbebas dari kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan. Sehingga keluarga menjadi benteng utama pembangunan nasional,” ujarnya.

Dijelaskan Iyan, tema peringatan Harganas ke-27 tahun 2020 ini adalah BKKBN Baru dengan Cara Baru dan Semangat Baru di Dalam Keluargamu, dengan tagline Berencana Itu Indah.

Tema dan tagline tersebut, lanjut Iyan, diharapkan dapat mendekatkan dan meningkatkan kembali interaksi antara anggota keluarga. “Salah satunya terwujud dalam Gerakan Kembali ke Meja Makan. Apalagi dikaitkan dengan situasi sekarang dengan adanya pandemi Covid 19,” tuturnya.

Dia berharap, melalui penyelenggaraan Harganas ke-27 ini, dapat menjadi momentum dan kesempatan untuk menjadi stimulus dalam mewujudkan filosofi, visi dan misi program Bangga Kencana. “Filosofi dari program Bangga Kencana adalah menggerakkan peran serta masyarakat dalam Keluarga Berencana (KB). Visinya adalah seluruh keluarga ikut KB dan misinya mewujudkan keluarga kecil berkualitas,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Keluarga Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi Drs Kustriyanto menambahkan, Harganas ke-27 memiliki kegiatan yang menyentuh langsung kepada kebutuhan masyarakat akan kesehatan reproduksi, yakni pelayanan KB sejuta akseptor.

“Kabupaten Cirebon dibebani target sejumlah 25.358 akseptor dan mampu terlayani sebanyak 17.854 akseptor atau 17,45 persen. Hal tersebut berkat kerja sama yang baik dari Kepala UPTD P5A beserta jajaran serta dukungan dari Dinas Kesehatan dan para kepala Puskesmas se-Kabupaten Cirebon,” tambahnya.

Perlu diketahui, tidak hanya di Indonesia yang memiliki hari keluarga (family day). Ternyata negara lain pun mempunyai hari peringatan yang serupa, seperti Amerika Serikat yang memperingati hari keluarga pada hari Minggu pertama bulan Agustus 1978.

Kemudian, Afrika Selatan juga mengenal Hari Keluarga sejak 1995. Australia mendeklarasikan Hari Keluarga pada Selasa, Minggu pertama November 2007 saat pelaksanaan Melbourne Cup. Dan, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun 1994 menetapkan 15 Mei sebagai Hari Keluarga Internasional. (jun/opl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *