Sebelum Pasutri Asal Gunung Jati, 1 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Lebih Dulu Terkonfirmasi

oleh -1.680 views
Humas-Kabupaten-Cirebon
Kepala Bagian Humas Kabupaten Cirebon, Nanan Abdul Manan. Foto: Andri Wiguna/Radar Cirebon

CIREBON – Sebelum pasangan suami istri (pasutri) asal Kecamatan Gunung Jati, 1 kasus di Kabupaten Cirebon lebih dulu terkonfirmasi positif Covid-19, Kamis (2/7). Pasien ini merupakan kasus ke-20 yang terkonfirmasi.

Kasus terkonfirmasi positif ke-20 tersebut adalah pasien yang saat ini menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Kota Cirebon. Yang bersangkutan berjenis kelamin perempuan dengan usia 20 tahun.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon, Nanan Abdul Manan menuturkan, kasus terkonfirmasi positif ini bermula dari tindak lanjut yang dilakukan terhadap pasien saat melakukan hasil rapid test yang bersangkutan diketahui reaktif.

“Hasil rapid test itu kemudian ditindaklanjuti dengan PCR dan hasilnya yang bersangkutan terkonfirmasi terpapar Covid-19,” ujar Nanan.

Baca juga:

Pasutri Asal Kecamatan Gunung Jati Terpapar Covid-19 dari Klaster Kota Cirebon

Kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon Tinggal Satu

Gugus Tugas pun saat ini menurut Nanan, tengah melakukan tracing dan tracking dan melakukan penelusuran terkait kontak erat pasien untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Tim masih melakukan penelusuran untuk mencari kontak erat pasien,” imbuhnya.

Ditambahkan Nanan, Yang bersangkutan meskipun ber-KTP Kabupaten Cirebon, namun kesehariannya tinggal di Kota Cirebon. Saat ini menurutnya, tim Gugus Tugas Kabupaten Cirebon sudah berkoordinasi dengan Kota Cirebon untuk melakukan upaya-upaya yang diperlukan dalam penanganan kasus tersebut.

“Kita berkoordinasi dengan Kota Cirebon karena saat ini yang bersangkutan tinggal di Kota Cirebon, hanya memang KTP-nya Kabupaten Cirebon. Sehingga tercatat di data Kabupaten Cirebon,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, pasutri asal Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, terpapar Covid-19, Jumat (3/7). Keduanya diduga terpapar Covid-19 dari kluster Kota Cirebon.

Data yang dihimpun Radar Cirebon, kasus ke-21 tersebut adalah seorang laki-laki berusia 26 tahun. Sementara kasus ke-22 adalah seorang perempuan berusia 23 tahun. Keduanya menjalani isolasi mandiri.

Jubir Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon, Nanan Abdul Manan mengatakan, saat ini meskipun ada penambahan dua kasus baru, terdapat satu kasus terkonfirmasi sembuh lainnya di Kabupaten Cirebon. Sehingga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon saat ini ada tiga kasus.

“Dua kasus pasutri yang merupakan kasus ke-21 dan ke-22. Saat ini masih dilakukan penelusuran lebih lanjut untuk kontak eratnya. Status sebelumnya OTG dari kasus kluster di Kota Cirebon. Untuk kasus terkonfirmasi positif saat ini tinggal 3 kasus yakni kasus ke-20, 21 dan 22,” ungkapnya, Jumat (3/7).

Sementara kasus ke-19 yang merupakan aparatur sipil negara (ASN) asal Kabupaten Cirebon sudah dinyatakan sembuh. Sehingga total kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon saat ini tinggal 3 orang. (dri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *