Ratusan Siswa Scapa Positif Corona, Warga Sekitar Bakal Rapid Test

oleh -865 views
walikota-bandung-oded-m-danial
Wali Kota Bandung, Oded M Danial. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

BANDUNG – Ratusan siswa Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) positif terpapar corona virus disease (Covid-19) dari hasil tes swab. Secapa AD menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di Jawa Barat.

Wali Kota Bandung, Oded M Danial meminta pihak dinas kesehatan agar segera melakukan pemeriksaan kepada warga yang tinggal di sekitar kawasan Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD), Kecamatan Cidadap, Kota Bandung.

“Saya meminta kepada Gugus Tugas Kota Bandung dari Dinas Kesehatan Provinsi secara epidemologi di sana itu internal, tapi saya meminta mulai dilakukan rapid test, diperiksa masyarakat sekitarnya,” kata Oded di Bandung, Rabu.

Dengan begitu, menurutnya pihak Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Kota Bandung dapat melacak jika ada kasus masyarakat yang terpapar akibat klaster Secapa AD.

“Supaya dipastikan mereka tidak ada yang kena, atau kalau ada yang kena, bakal segera diketahui,” kata dia.

Dia menilai terkait adanya kasus klaster baru penyebaran COVID-19 di Secapa AD merupakan kasus internal. Sehingga menurutnya hal tersebut tidak akan berpengaruh terhadap status zona Kota Bandung.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar Berli Hamdani mengatakan, ratusan siswa scapa dinyatakan terkonfirmsai positif setelah menjalani pemeriksaan swab.

“Jadi ada 105 dari Secapa, itu bukan rapid, tapi swab positif,” kata Berli dalam konferensi Pers di Gudang Bulog, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung Rabu (8/7/2020).

Ia mengatakan, para pasien positif telah diisolasi di sejumlah rumah sakit seperti Rumah Sakit Dustira, Kota Cimahi dan RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

Saat ini, menurut Berli, tim Gugus Tugas tengah melakukan tes masif terhadap lebih dari 20 sekolah kedinasan militer yang berada di wilayah Jabar.

“Kita akan menyusur dan melacak juga ke sekolah yang berbasis asrama, termasuk pondok pesantren, sekolah swasta yang berbasis asrama,” kata Berli.

Sebelumnya, Berli mengatakan, tim Gugus Tugas Jabar juga akan melakukan tes masif dengan melakukan 10.000 pemeriksaan Covid-19. “Minggu ini kita menyelesaikan semua klaster atau potensi terjadinya klaster penyebaran Covid-19 di Jabar,” kata Berli.

Belum diketahui bagaimana siswa Secapa AD bisa terpapar covid-19. Gugus Tugas Covid-19 Jabar masih melakukan tracing dan tracking. (yud/antara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *