Kagama Siap Bantu Pengembangan UMKM

oleh -112 views
Kagama-cirebon
Keluarga Gajah Mada (Kagama) menggelar rapat konsolidasi anggota Kagama yang dihadiri Bupati Cirebon Imron di salah satu cafe di Sumber, Kabupaten Cirebon, Sabtu (11/7). FOTO: DEDI HARYADI/RADAR CIREBON

CIREBON – Sebagai bentuk kepedulian dari Keluarga Gajah Mada (Kagama) dalam hal pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Kagama Jawa Barat dan Kagama Cirebon Raya menggelar rapat konsolidasi anggota Kagama, di salah satu cafe di Sumber, Kabupaten Cirebon, Sabtu (11/7).

Rapat koordinasi Kagama tersebut dihadiri Bupati Cirebon. Rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk mendorong UMKM agar bisa lebih tumbuh.

Kepada radarcirebon.com, Bupati Cirebon Drs H Imron MAg menyatakan siap mendukung pengembangan UMKM di Kabupaten Cirebon.

“Potensi yang ada di Kabupaten Cirebon ini cukup besar, penduduknya juga cukup padat bahkan mungkin terbanyak se-Ciayumajakuning, tinggal bagaimana kita bisa memanfaatkan segala potensi yang ada itu, tentu saja harus dengan kreativitas untuk memaksilkan potensi tersebut. Nah, kami berharap kepada Kagama agar potensi yang ada ini bisa dikembangkan, serta menelorkan ide-ide cemerlang demi kemajuan dan meningkatkan ekonomi masyarakat Kabupaten Cirebon khususnya,” ucapnya.

Diungkapkan Bupati, rapat koordinasi dan diskusi tersebut bisa menghasilkan output yang baik demi kemajuan UMKM di Kabupaten Cirebon.

“Potensi itu bisa diambil harus oleh orang yang memiliki ilmu pengetahuan, salah satunya dari Kagama ini yang mampu melihat potensi serta konsep untuk membangun, sebab kemajuannya itu harus dengan konsep. Dan membuat konsep itu harus dengan ilmu. Hasil dari diskusi ini bisa diserap dan dilaksanakan di Kabupaten Cirebon agar UMKM Kabupaten Cirebon ini bisa meningkatkan dan berdampak terhadap masyarakat supaya kesejahteraannya lebih baik lagi,” ungkapnya.

Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan UMKM Kagama Jabar dan Owner Auto Raya Heru Subagja menuturkan, potensi di Kabupaten Cirebon sangat besar dan harus dipromosikan.

“Potret wilayah ekonomi di kabupaten ini secara keseluruhan sangat potensial, terutama industri kreatif, contohnya seperti di Plered, Jatiwangi dan daerah Ciledug yang akan kita anagkat nantinya. Intinya, banyak hal yang perlu kita benahi, perlu kita berikan saran, gagasan dan ide kepada penggiat UMKM dan Pemerintah Daerah,” tuturnya. 

Selain industri kreatif, Heru mengatakan, pihaknya juga akan mempromosikan potensi pariwisata yang ada di Ciayumajakuning.

“Saya ingin menjual dan mengenalkan juga promosikan seluruh potensi wisata yang ada di Ciayumajakuning kepada para penggiat wisata yang ada di Magelang. Selama ini Cirebon hanya dikenal sebagai wisata religi saja padahal masih banyak wisata-wisata lainnya,” katanya.

Heru berharap, di tengah pandemi Covid-19 ini UMKM bisa tetap menggeliat untuk meningkat ekonomi masyarakat.

“Tidak hanya melakukan diskusi rencana pengembangan ke depan saja, namun juga kami membahas agenda kerja serta membuat konsep akademik yang bisa diterapkan di wilayah Ciayumajakuning, khususnya Kabupaten Cirebon yang potensi UMKMnya cukup banyak,” harapnya.

Heru menambahkan, keberadaan UMKM ke depannya bisa berdaya dengan bidan kepariwisataan yang ada di Jawa Barat.

“Kagama akan terus merangkul potensi potensi UMKM di wilayah Pantura Jawa,” imbaunya. (rdh/opl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *