Kasus Covid-19 Lagi Tinggi, Bioskop Jadi Dibuka 29 Juli?

oleh -153 views
persiapan-bioskop-dibuka
Ilustrasi pekerja membersihkan bioskop untuk persiapan dibuka kembali.

JAKARTA – Rencana bioskop kembali buka 29 Juli menuai pro kontra. Pihak yang tidak setuju khawatir bioskop dapat memunculkan klaster baru penyebaran corona.

Analis Kebijakan Publik Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah menyatakan, kebijakan membuka kembali bioskop di tengah kasus covid-19 yang tengah melonjak tentu tidak tepat dilakukan.

Baca Juga:

Virus Corona Menular lewat Udara, Ini Saran Dokter Paru Indonesia

“Dalam posisi covid ini masih tinggi banget, itu saya pikir akan berbahaya meskipun tetap menerapkan protokol kesehatan. Menurut saya jangan dulu,” kata Trubus, Minggu (12/7/2020).

Untuk menekan pengangguran terhadap pegawai bioskop, Trubus mengatakan pegawai bisa beralih mencari pekerjaan lain untuk menghasilkan uang sementara waktu.

Pegawai bisa membuka usaha kecil-kecilan untuk makanan dan minuman, hingga alat kesehatan.

Atau pengusaha bioskop harus menempatkan pegawainya di pekerjaan lain. Trubus yakin pengusaha bioskop pasti memiliki usaha lain yang dijalankan.

“Pengusaha bioskop biasanya nggak hanya satu usahanya, ada yang lain. Menurut saya pelaku usaha harus mencarikan pekerjaan lain, artinya untuk sementara supaya mereka tidak menganggur,” ucapnya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio. Menurutnya, pengusaha bioskop punya banyak uang untuk mencukupi kebutuhan karyawannya.

“Pengusaha bioskop kan masih punya uang lah. Pengusaha besar itu masih punya uang,” sebutnya.

Di samping itu, pemerintah harus cepat mengatasi pandemi covid-19. Salah satunya dengan menunda pembukaan tempat yang menimbulkan keramaian sampai kasus baru benar-benar turun.

“Ini persoalannya karena negara tidak cepat menanggulanginya. Mau cepat-cepat tapi tidak melakukan tindakan yang tepat. Itu saja,” tandasnya. (yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *