Pemkab Cirebon Luncurkan AKB Sektor Pariwisata

oleh -81 views
AKB-Sektor-Pariwisata
Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon Rahmat Sutrisno (tengah) bersama Forkopimda Kabupaten Cirebon saat menghadiri peluncuran Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) sektor pariwisata di Kabupaten Cirebon, Senin malam (13/7). FOTO: IST

CIREBON – Pemerintah Kabupaten Cirebon meluncurkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) sektor pariwisata di Kabupaten Cirebon, Senin malam (13/7). Peluncuran itu berlangsung di salah satu resort kawasan wisata Goronggong, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon.

Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon Rahmat Sutrisno mengatakan, peluncuran tersebut diharapkan dapat menciptakan dan memulai AKB bagi pelaku usaha pada sektor kebudayaan, pariwisata pemuda dan olahraga di Kabupaten Cirebon dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Kabupaten Cirebon untuk mengawali AKB perlu memenuhi tahapan dalam monitoring dan evaluasi sampai dengan tanggal 31 Juli 2020. Di mana pemerintah Kabupaten Cirebon telah membentuk Tim Gugus Tugas Penanganan, Pengendalian, dan Percepatan Covid 19 yang terbagi ke dalam 7 sektor, yaitu sektor transportasi, pariwisata, konstruksi, industri, perdagangan, kesehatan serta area publik dan perkantoran,” ujarnya.

Sekda mengatakan, kegiatan tersebut juga meluncurkan peraturan Bupati No 41 tahun 2020 tentang pedoman pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) untuk persiapan New Normal. Artinya Kabupaten Cirebon telah membentuk 7 tim dan salah satu di antaranya sektor pariwisata.

“Tim ini akan bergerak mulai tanggal 15 Juli 2020 untuk melaksanakan Monitoring, Advokasi dan memberikan arahan-arahan kepada pelaku usaha pariwisata agar selalu mengunakan protokol kesehatan, dan selanjutnya Disbudparpora akan mengeluarkan rekomendasi untuk para pelaku usaha jalan atau tidaknya suatu usaha setelah melakukan monitoring tersebut,” katanya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Forkopimda Kabupaten Cirebon, Kadisbudparpora Kabupaten Cirebon, Kepala Bappenda Kabupaten Cirebon, Sekretaris Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Cirebon, Camat Beber, dan pelaku usaha pariwisata. (rdh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *