Presiden Tes Swab, Setelah Menerima Info Wawali Solo Positif Covid-19

oleh -231 views
Jokowi
Presiden RI, Joko Widodo. Foto: Setpres/Radar Cirebon.

JAKARTA – Presiden Joko Widodo menjalani uji swab. Ini setelah pihak istana menerima informasi Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo, dinyatakan positif COVID-19. Sebelumnya, pada pekan lalu Jokowi dan Purnomo bertemu di Istana.

“Ada jadwal presiden tes kesehatan rutin. Pemeriksaan kesehatan dilakukan sesuai jadwal kosong beliau. Hasil swab terhadap presiden belum keluar. Selain presiden, perangkat kepresidenan juga rutin melakukan uji swab,” ujar Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono di Jakarta, Jumat (24/7).

Seperti diketahui, Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo, pekan lalu bertemu Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan digelar usai putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, resmi diusung PDIP di Pilkada Kota Solo. Purnomo sendiri saat ini tengah menjalani isolasi mandiri.

Pihak Istana Kepresidenan, kata Heru, sudah memastikan penerapan protokol kesehatan yang ketat saat Presiden Jokowi menerima Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo di Istana. “Presiden setiap terima tamu selalu menerapkan protokol kesehatan. Kami optimis dan semoga Istana tetap steril. Saya baru baru swab dan hasilnya negatif. Terkait tugas, saya tiap hari berinteraksi dengan presiden,” imbuh Heru.

Tak hanya Jokowi. Ibu negara Iriana dan keluarga juga melakukan tes untuk mencegah virus Corona. “Ibu negara dengan Bapak Presiden dan keluarga sama perlakuannya. Yakni tes kesehatan secara rutin,” terang Heru.

Untuk tamu yang masuk Istana, kata Heru, wajib melalui protokol yang ketat. Misalnya, orang yang bersuhu tubuh di atas 37 derajat Celcius dan hasil rapid test reaktif Corona, tidak boleh masuk Istana.

Dikatakan, setiap orang yang dekat dengan Jokowi, termasuk juru masak selalu dilakukan swab. Baik sebelum maupun setelah bergantian setiap dua bulan. Termasuk paspampres yang bertugas mengawal Jokowi. “Contoh jika ada jadwal pergantian dua bulan, berarti malamnya, paspampres yang baru sudah dilakukan swab. Selama bekerja tidak boleh berinteraksi dengan yang lainnya sampai 2 bulan berikutnya,” terang Heru.

Heru menerangkan ruangan yang setiap hari akan digunakan Jokowi selalu disterilisasi. Setiap pukul 06.00 WIB, petugas melakukan sterilisasi. Setelah itu, tidak boleh ada orang masuk. “Saya pikir, protokol di Istana sudah ketat dan maksimum. Kami berdoa semoga semuanya tidak tertular. Untuk Wakil Wali Kota Solo, kami doakan semoga tetap sehat dan bisa melalui ini dengan baik,” tuturnya.

Pasca peristiwa itu, Istana akan mengurangi jumlah tamu yang bertemu Jokowi. “Intinya tidak mengurangi intensitas kerja beliau. Tetapi jumlah orang yang akan dikurangi. Misalnya awalnya 30 orang, nanti dikurangi jadi 20 saja. Tentu juga dengan jarak yang agak lebih jauh lagi,” urainya.

Terpisah, Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo mengaku dirinya sehat. Saat ini, dirinya sedang menjalani karantina mandiri di rumah. Dia mengatakan sudah dua kali tes swab. Namun hasilnya berbeda. Yang pertama Jumat. Yang kedua pada hari Minggu. “Untu tes pertama hasilnya negatif. Tetapi yang kedua tendensi positif,” kata Purnomo.

Hal senada juga disampaikan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo. Dia sudah memerintahkan Dinas Kesehatan melakukan tracing siapa saja yang pernah bertemu Purnomo. Tes swab juga sudah dijadwalkan. “Semua tenang, tidak usah khawatir. Tidak usah takut, nanti malah stres. Kita ikuti saja tes swab. Semoga hasilnya negatif ,” tegas Rudy.

Kepala Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Solo, Ahyani juga membenarkan Achmad Purnomo positif COVID-19. Menurunya, usai mengikuti tes , Purnomo sempat mengikuti rapat paripurna. Bahkan, pada Kamis (16/7), Purnomo tercatat memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta. “Hasil tesnya keluar sekitar Rabu atau Kamis. Namun beliau sudah diminta istirahat dan isolasi mandiri,” ucap Ahyani.(rh/fin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *