Futsal Latihan Lagi, Fisik Mulai dari Nol

oleh -32 views
LATIHAN LAGI: Para pemain futsal Kota Cirebon berfoto bersama usai latihan perdana di Sport Hall Bima. --FOTO: TATANG RUSMANTA/RADAR CIREBON

CIREBON – Lebih dari tiga bulan setop latihan, dianggap sudah terlalu lama. Asosiasi Futsal Kota (Afkot) Cirebon akhirnya menggelar latihan perdana di masa pandemi Covid-19. Sebanyak 14 pemain proyeksi Babak Kualifikasi (BK) Porda Jabar 2022 bergabung dalam sesi latihan di Sport Hall Bima, Rabu siang (29/7).

Pelatih futsal Kota Cirebon, Joko Santoso mengatakan, dalam latihan perdana kemarin, performa para pemain menurun cukup drastis. Terutama dari segi fisik. “Dalam latihan, saya memang selalu mengutamakan fisik. Ini sudah lebih dari tiga bulan anak-anak hanya latihan mandiri. Ternyata menurun drastis,” katanya.

Joko terpaksa memulai kembali program latihan dari nol. Step by step. Dia tak mau langsung ngegas. Khawatir anak asuhnya mengalami cedera yang malah menghambat peningkatan program latihan. “Ya kalau boleh jujur, memang program kita kembali ke nol lagi. Kalau langsung digeber, saya khawatir anak-anak malah ngedrop,” terang Joko.

Soal fisik pemain, Joko memang melatihnya dengan keras. Dalam mengemas program latihan, dia memilih 20 persen teknik dan 80 persen fisik. Bermain futsal memang menguras stamina. Walau ukuran lapangannya jauh lebih kecil dari sepak bola, tapi tempo permainannya jauh lebih cepat.

Karena itu, pemain futsal dituntut memiliki kombinasi daya tahan tubuh, kecepatan, kekuatan, serta agility yang bagus. “Soal teknik dan cara bermain, anak-anak sudah terbentuk. Mereka bisa kembangkan sendiri. Karena itu, saya lebih cenderung fokus ke latihan fisik. Karena fisik itu memang sangat penting,” kata Joko.

“Kalau fisik bagus, mau main dengan strategi apapun, pasti jalan. Pelatih bisa leluasa mengubah-ubah pola sesuai situasi dalam pertandingan. Tapi kalau fisiknya drop, pelatih pasti bingung mau pakai strategi apa. Karena permainan tim pasti nggak akan ngangkat,” imbuh pelatih futsal Kota Udang di Porda Jabar 2018 tersebut.

Joko berharap bisa segera mengembalikan performa terbaik anak asuhnya. Sebab, banyak agenda yang akan dihadapi. Meski belum pasti, menurut Joko, agenda Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Jawa Barat akan tetap dilaksanakan di akhir tahun ini. “Karena itu kita harus tetap latihan,” tegasnya.

“Kita menghadapi Piala AFP Jawa Barat. Event ini sempat batal. Harusnya digelar April 2020 lalu, tapi tertunda karena pandemi Covid-19. Menurut informasi yang saya terima, kejuaraan tingkat provinsi ini akan tetap dilaksanakan. Menunggu situasi lebih memungkinkan di akhir tahun,” pungkas Joko. (ttr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *