Dijerat UU ITE, Youtuber Prank Kurban Isi Sampah Ditetapkan Jadi Tersangka

oleh -207 views
video-prank-youtuber-prank-memberi-daging-kurban-yang-ternyata-berisi-sampah-youtube-edo-putra-official-1_169
YouTuber mendatangi kembali ibu-ibu korban prank dan minta maaf dan memberi sejumlah uang (YouTube Edo putra Official)

PALEMBANG – Polrestabes Palembang, Sumatera Selatan, menahan dua yuotuber pelaku prank “daging kurban isi sampah” di Kota Palembang setelah ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setydaji, Senin, mengatakan polisi menetapkan empat tersangka, yakni Edo Dwi (24) dan Diky Firdaus (20) yang sudah ditahan, serta Hadi dan Ram Syahputra yang masih buron.

“Video aksi mereka yang memberikan bungkusan berisi sampah tapi dikatakan sebagai daging kurban sangat meresahkan, maka itu mereka kami tahan,” ujarnya saat memberi keterangan pers.

Menurut dia, tim patroli siber Polrestabes Palembang mendeteksi adanya kegaduhan dan berbagai kecaman yang timbul tidak lama setelah video tersebut diunggah ke kanal youtube pada Jumat (31/7).

Baca Juga:

Viral, Youtuber Prank Daging Kurban Isi Sampah

Viral, Sekeluarga Ditegur Polisi karena Makan di Pinggir Tol Cipali

Polisi kemudian bergerak mencari keberadaan para tersangka dan berhasil menangkap dua tersangka pada Minggu (2/8) di kediaman masing-masing beserta barang bukti, berupa telpon pintar, akun e-mail dan akun media sosial tersangka, ungkap Anom.

Keluarga telah meminta keduanya dibebaskan karena perilaku keduanya dinilai hanya sebatas kenakalan remaja, di mana sebelumnya pelaku pernah berbuat serupa pada Idul Fitri 2020.

“Kami masih memeriksa beberapa saksi, sementara ini kami mengenakan keduanya dengan Pasal 14 KUHP tentang menyebarkan berita bohong serta Undang-Undang ITE Pasal 27 ayat 1 ancaman hukuman penjara selama 10 tahun,” katanya.

Ia menyebut video prank tersebut juga sebenarnya telah diatur, yakni antara tersangka dan korban yang tidak lain ibunya sendiri sudah membuat kesepakatan.

Sementara tersangka Edo mengaku sangat menyesal dengan perbuatannya meski ia juga mengaku kanal youtube-nya sudah menghasilkan pendapatan Rp5 juta dari beberapa video yang pernah diunggah.

“Saya janji tidak akan mengulanginya lagi,” kata Edo kepada para pewarta. (yud/antara)

Tonton video berikut ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *