Pelaksanaan Ibadah Umrah Bakal Dibuka Oleh Pemerintah Saudi

oleh -147 views

JAKARTA – Pemerintah Arab Saudi berencana membuka kembali penyelenggaraan ibadah umrah setelah sukses menggelar ibadah haji di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Wakil Sekretaris Kementerian Haji dan Umrah, Hussein al-Sharif mengatakan pihaknya akan mengkompilasi pelajaran dari prosedur kesehatan ibadah haji tahun ini untuk memulai persiapan ibadah umrah.

Seperti dikutip dari Al Arabiya, Selasa (4/8), pihak berwenang Saudi akan mengevaluasi penyelenggaraan ibadah haji 2020 lebih dulu. Rencananya evaluasi dilakukan selama dua pekan.

Pemerintah Arab Saudi pada Februari lalu menyetop visa umrah. Mereka melarang masuk orang luar yang ingin beribadah ke Mekah atau mengunjungi Masjid Nabawi di Madinah untuk menekan penyebaran virus corona. Kemudian pada 4 Maret, Kerajaan Arab Saudi resmi menghentikan ibadah umrah, termasuk bagi warganya sendiri.

Kepala Urusan Dua Masjid Suci, Sheikh Abdulrahman bin Abdulaziz al-Sudais pada hari Minggu kemarin mengumumkan terkait keberhasilan musim haji tahun ini.

“Pada penyelenggaraan haji tahun ini pihak berwenang fokus melindungi para jemaah dan memastikan kepatuhan terhadap protokol kesehatan yang ketat agar terhindari dari penularan Covid-19,” kata Abdulrahman.

Kementerian Kesehatan Saudi juga menyatakan, tidak ada satu pun jemaah yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Pasukan keamanan juga memastikan, tidak ada seorang pun yang bisa memasuki situs-situs suci di Mekah dan Madinah tanpa izin resmi selama periode haji.

Otoritas Arab Saudi hanya mengizinkan 10 ribu warga Saudi atau warga asing yang sudah berada di negara kerajaan itu untuk berhaji. Tahun lalu setidaknya ada 2,5 juta umat Islam untuk mengunjungi Arab Saudi untuk menjalankan Rukun Islam kelima itu.

“Saat ini jemaah haji 2020 tengah melakukan karantina usai merampungkan seluruh rangkaian ibadah pada hari Minggu kemarin. Kondisi kesehatan dan keselamatan mereka akan terus dipantau,” ujarnya

Sementara itu, Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali mengaku terus memantau kebijakan Arab Saudi terkait kemungkinan dibukanya umrah.

“Saya kemarin sudah kontak dengan bagian teknis di Kementerian Haji Arab Saudi, membicarakan kemungkinan rapat membahas pelaksanaan umrah paska haji 1441H,” ujar Endang melalui pesan singkatnya.

Menurut Endang, musim umrah akan dibuka kembali. Apalagi, jumlah kasus Covid-19 di Saudi juga terus turun. Data per 25 Juli 2020 misalnya, ada 2.200 kasus.

Sementara per 2 Agustus lalu sudah terus menurun menjadi 1.357 kasus. Jika trend Covid-19 terus menurun, katanya, tidak menutup kemungkinan penerbangan internasional akan kembali dibuka, termasuk untuk jemaah umrah.

“Suksesnya penyelenggaraan haji dengan penerapan protokol kesehatan akan menjadi role model penyelenggaraan umrah. Saya yakin jika umrah dibuka, maka protokol kesehatan akan diterapkan secara ketat,” pungkasnya. (der/fin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *