Penipuan Lowongan Kerja, Disuruh Kirim Foto B*ugil untuk Tes Keperawanan

oleh -846 views
penipuan-lowongan-kerja-pt-ultra-jaya
Tersangka Suherman (tengah) digiring anggota reskim Polresta Cimahi ketika gelar perkara di hadapan awak media. (Foto; Feri/Jabarekspres

BANDUNG – Bagi para pencari kerja, harus lebih berhati-hati. Banyak modus penipuan dan oknum yang memanfaatkan situasi.

Belum lama ini seorang wanita berinisial SA, 19 jadi korban penipuan lowongan kerja dengan modus dapat memberikan pekerjaa di PT Ultra Jaya.

Pelakunya bernama Suherman, 24, warga Kampung Balakasap RT 03/04, Desa Pataruman, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Berprofesi supir angkot.

Dalam menjalankan aksinya, tersangka memanfaatkan media sosial Facebook dengan mengatasnamakan sebagai Human Resource Departement (HRD) PT Ultra Jaya.

Berdasarkan pengakuan korban, pada awalnya AS sedang mencari pekerjaan. Kebetulan di salah satu status WhatsApp temanya menulis tentang lowongan kerja.

Baca Juga:

Hati-hati! Penipuan Bermodus Cinta Keruk Harta Para Janda dan Duda

Dokter THT hingga Cleaning Service RSUD 45 Kuningan Terpapar Covid-19

“Saya tanyakan keteman saya katanya ada di Facebook. Saya tertarik. Saya kan belum kerja, baru lulus SMK,” ucap dia ketika ditemui pada gelar perkara di Mapolres Cimahi.

SA kemudia mengirimkan pesan kepada tersangka. Kemudian, korban diminta untuk membuat surat lamaran dan diajak bertemu di Cimareme (KBB).

“Setelalah pertemuan dan memberikan surat lamaran kemudian saya pulang,” ujarnya.

Setelah pulang, korban mendapat pesan melalui WhatsApp dari pelaku agar menyiapkan uang Rp 1,5 juta untuk mempermudah masuk menjadi karyawan PT Ultra Jaya. Namun, permintaan itu baru diberikan Rp 500 ribu melalui aplikasi GoPay.

Selain permintaan uang korban diminta untuk mengirimkan foto dalam keadaan telanjang dengan alasan untuk tes keperawanan. Keinginan itu terpaksa dikabulkan.

Akan tetapi, tidak begitulama pelaku meminta korban mengirimkan uang sisa dengan paksaan dan ancaman. Sebab, Jika tidak mengirimkan uang tersebut, pelaku akan menyebarkan foto tanpa busana itu.

“Keinginan pelaku sudah satya turuti, saya sudah transfer uangnya semua, tetap malah foto disebarin di facebook. Saya terus diancam, saya makin takut. Temen saya juga jadi korban,” beber SA.

Merasa ditipu dan nama baiknya dicemarkan SA melaporkan perbuatan Suherman lke Satuan Reserse Polres Cimahi. Pelaku akhirnya ditangkap 30 Juli lalu di Cililin, KBB.

“Pelaku mengakui perbuatannya. Pekerjaan aslinya sopir angkot,” terang Kapolres Cimahi, AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki.

Berdasarkan keterangan dari pelaku, perbuatannya telah dilakukan dengan korban sebanyak 11 perempuan dengan modus lowongan pekerjaan melalui media sosial Facebook.

Para korban yang mengetahui adanya lowongan tersebut kemudian tertarik dan meminta nomor telepon. Pelaku mengaku bisa dengan mudah memasukan korban di tempat PT Ultra Jaya. Korban yang rata-rata baru lulus sekolah pun mulai tergiur.

Namun syaratnya, korban harus memberikan uang sekitar Rp 1,5 juta kepada pelaku. Bukan hanya itu, para korban juga diminta mengirimkan foto tanpa busana alias bugil dengan alasan cek fisik.

Lebih parahnya lagi, 4 dari 11 korban diajak bertemu dan dipaksa untuk melakukan hubungan badan. Para korban yang tertekan akhirnya mau meladeni nafsu birahi sopir angkot tersebut.

“Para korban ini terperdaya. 4 korban sudah disetubuhi pelaku di kos-kosan temannya dan ada yang di kebun,” beber Yoris.

Atas perbuatannya, tersangka kini mendekam di tahanan Mapolres Cimahi dan terancam pasal berlapis. Yakni Pasal 372 KUHPidana dengan ancaman 4 tahun penjara.

Pasal 378 KUHPidana dengan ancaman 4 tahun penjara serta Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman 12 tahun penjara. (yud/mg4/yan/jabar ekspres)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *