Diduga Akibat Tidak Bisa Berenang, Seorang Pelajar Tewas di Bendungan Cipager

oleh -1.329 views
Pelajar-Tewas-Tenggelam
Inafis (Automatic Finger Print Identification System) Satreskrim Polresta Cirebon melakukan identifikasi terhadap jasad korban di Makodim 0620/Kabupaten Cirebon, Jumat (13/8). FOTO: IST

CIREBON – Asropi Ferdian (15), berstatus pelajar, warga Blok Setu Wetan RT/RW 04, Kelurahan Kaliwadas, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, tewas tenggelam di Bendungan Cipager, Kelurahan Gegunung, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (14/8). Penyebabnya, diduga korban tidak bisa berenang.

Keterangan yang dihimpun radarcirebon.com menyebutkan, peristiwa ini berawal sekitar pukul 11.00 WIB, korban berangkat ke TKP bersama teman-temannya yakni saksi Nendi dan Iksan. Mereka bermaksud hendak berenang di Bendungan Cipager.

Sesampainya di TKP, korban bersama temannya turun ke bendungan untuk berenang. Nahas, diduga korban tidak bisa renang dan sempat meronta-ronta meminta pertolongan, akhirnya tenggelam.

Mengetahui korban tenggelam, kedua temannya (saksi) meminta bantuan pertolongan kepada warga sekitar Bendungan Cipager. Warga pun kemudian melakukan pencarian di sekitar bendungan.

Setelah dilakukan pencarian, korban akhirnya berhasil diketemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi. Jasad korban kemudian dibawa ke Makodim 0620/Kabupaten Cirebon karena dekat dengan TKP.

Kasubag Humas Polresta Cirebon Iptu M Soleh mengatakan, korban tewas tenggelam diduga tidak bisa berenang.

“Korban dipastikan sudah meninggal dunia setelah pihak puskesmas melakukan pemeriksaan terhadap jasad korban. Keluarga sudah membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan outopsi terhadap jasad korban,” kata Soleh. (rdh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *