Aktor Black Panther Chadwick Boseman Meninggal setelah 4 Tahun Berjuang Lawan Kanker

oleh -126 views
Black-phanter-meninggal-dunia
Chadwick Boseman mengidap kanker sejak 2016. (Chris Pizzello/Invision/AP/Chris Pizzello

PEMERAN Raja T’Challa di Black Panther, Chadwick Boseman, meninggal dunia di usianya yang ke-43 tahun. Keluarganya menyebutkan, Chadwick meninggal karena serangan kanker usus.

Diketahui, Chadwick menderita kanker usus sejak empat tahun lalu. Selama itu, Chadwick berjuang melawan kankernya hingga keluarganya menginformasikan kehilangannya pada 29 Agustus 2020 pukul 09.11 WIB,

“Seorang pejuang sejati, Chadwick bertahan melalui itu semua, dan membawakan Anda banyak film yang sangat Anda sukai. Dari Marshall hingga Da 5 Bloods.” Tulis pihak keluarganya dalam unggahan di Twitter.

“Semuanya difilmkan selama dan di antara banyak operasi dan kemoterapi. Merupakan kehormatan dalam karirnya untuk menghidupkan Raja T’Challa di Black Panther.”

Baca juga:

Chadwick Boseman Pemeran Black Panther Meninggal Dunia

Chadwick meninggal di rumahnya dengan keluarga yang mendampingi. Pihak keluarga juga berterima kasih kepada orang-orang yang telah mendukung Chadwick selama masa perjuangannya.

Saat ini, pria kelahiran Anderson, South Carolina, USA ini sedang dalam proses pengerjaan beberapa film seperti Black Panther II, Yasuke, What If…? dan Ma Rainey’s Black Bottom.

Dari keempat film tersebut, hanya Ma Rainey’s Black Bottom yang telah selesai proses produksi. Sementara yang lainnya masih dalam pengerjaan.

Seperti diketahui, film Black Panther berhasil membawa pulang tiga piala Oscar 2019 pada Senin (25/2/2019). Raihan ini merupakan pertama kalinya dalam sejarah, film superhero produksi Marvel Studios memenangkan Oscar.

Film yang diperankan Chadwick Boseman, Michael B. Jordan, dan Lupita Nyong’O ini memenangkan piala untuk kategori Musik Original Score Terbaik, Desain Produksi Terbaik untuk Hannah Bleacher dan Jay Hart, dan Desain Kostum Terbaik oleh Ruth Carter.

“Marvel mungkin telah menciptakan superhero kulit hitam pertama, tetapi melalui desain kostum, kami mengubahnya menjadi raja Afrika,” kata Carter dalam pidatonya seperti yang diwartakan Polygon.

Carter juga mengatakan, “Merupakan suatu kehormatan seumur hidup saya untuk membuat kostum. Terima kasih untuk Academy. Terima kasih telah menghormati bangsawan Afrika dan cara wanita yang diberdayakan dapat terlihat dan memimpin di layar kaca. Menambahkan vibrainaum ke kostum sangat mahal!” (hsn/tirto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *