Muspika Juntinyuat Gelar Sosialisasi Deradikalisasi dan Netralitas PNS Jelang Pilkada Indramayu

oleh -110 views
Sosialisasi-Deradikalisasi-Netralitas-PNS
Muspika Juntinyuat menggelar sosialisasi deradikalisasi dan netralitas PNS dalam Pilkada Kabupaten Indramayu tahun 2020 di Wilayah Kecamatan Juntinyuat, Jumat (4/9). Foto: Jamal/radarindramayu.id

INDRAMAYU – Muspika Juntinyuat menggelar sosialisasi deradikalisasi dan netralitas PNS dalam Pilkada Kabupaten Indramayu tahun 2020 di Wilayah Kecamatan Juntinyuat, Jumat (4/9). Sosialiasi itu merupakan bagian antisipasi gerakan radikalisme dan terorisme di musim pilkada.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Juntinyuat Muhammad Nurul Huda, Kapolsek Juntinyuat Budiyanto, dan Babinsa Koramil 1609 Desa Juntikebon Kecamatan Juntinyuat Serma HMI Suhendi.

“Acara ini adalah antisipasi radikalisasi dan netralitas PNS atau ASN di wilayah Kecamatan Juntinyuat. Sebenarnya sudah dijadwalkan sejak beberapa bulan yang lalu, namun karena aturan pencegahan Covid-19 kita baru bisa laksanakan sekarang. Namun tetap dalam protokol kesehatan yang berlaku,” papar Camat Juntinyuat, Muhammad Nurul Huda.

Baca juga:

Inilah Empat Pasangan Calon Bupati Indramayu yang akan Daftar ke KPU

Dokter Spesialis Jantung Edial Sanif Terkonfirmasi Positif Covid-19, Pelayanan Klinik Ditutup

Sekda Positif Covid-19, Wali Kota Cirebon Jalani Swab Test, Begini Hasilnya

Camat menyebutkan bahwa adanya indikasi radikalisme sudah sampai di daerah Kabupaten/Kota Cirebon dan sekitarnya. Oleh karena itu, perlu adanya upaya antisipasi atau pencegahan agar tidak sampai ke wilayah Kecamatan Juntinyuat pada khususnya atau Indramayu secara umum.

“Pemaparan dari pemateri, adanya gerakan radikalisme sudah sampai wilayah tetangga di Cirebon. Kita berharap jangan sampai masuk ke Indramayu, khususnya wilayah Kecamatan Juntinyuat. Sebab gerakan ini berbahaya dan berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat. Apalagi di momen pilkada ini,” ujarnya.

Terkait dengan netralitas PNS atau ASN, camat Juntinyuat berharap agar mereka tetap fokus mengutamakan pelayanan publik. Tidak boleh memihak kepada salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati Indramayu.

“Mari untuk para ASN atau PNS, saya mengimbau kita utamakan pelayanan publik saja. Biarlah siapa pun yang akan memimpin Indramayu, kita harus hormati dan yakini itu adalah takdir yang terbaik yang sudah digariskan oleh Allah SWT,” tandasnya.

Dalam acara yang digelar di Aula Kecamatan Juntinyuat pada Pukul 09.30-11.00 WIB tersebut, bertindak selaku pemateri tentang deradikalisasi Dosen STKIP Padhaku Ahmad Rifai, sekaligus aktvisis Pimpinan Cabang (PC) Ansor Kabupaten Indramayu. Kemudian tentang netralitas PNS dari Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Bawaslu Kecamatan Juntinyuat Ahmad Syauqi.

Acara dihadiri tamu undangan dari beberapa aparat sipil negara (ASN), organisasi kepemudaan (OKP) dan perwakilan dari masyarakat sekitar juga pensiunan ASN.

Setelah pemaparan materi, ada sesi dialog antara audiens dengan pemateri. Kemudian acara ditutup dengan doa demi ketertiban dan keamanan masyarakat serta kelancaran Pilkada Indramayu 2020 oleh Camat Juntinyuat. (jml)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *