Pura-pura Tanya Alamat Kos, Ternyata Bawa Kabur Handphone Korban

oleh -456 views
TEREKAM CCTV: Pelaku pencurian handphone terekam kamera pengintai CCTV yang dipasang di tempat kos. Foto: Istimewa

CIREBON – Pura-pura tanya alamat kos, pria tak dikenal berhasil mengggondol handphone milik penghuni kos yang berlokasi di Desa Jadimulya, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, Selasa malam (22/9) sekitar pukul 20.49 WIB. Akibat kejadian itu, korban yang berasal dari Indramayu mengalami kerugian sekitar Rp4 juta.

Peristiwa itu berawal ketika korban yang bernama Ade Irfan berada di kosannya. Tiba-tiba, pelaku yang mengaku sebagai orang Sunyaragi Kota Cirebon datang.

Ia menanyakan kosan di lingkungan tersebut. Tanpa curiga, mereka pun ngobrol singkat.

Baca juga:

Kota Cirebon Zona Merah

Kabar Baik, 19 Pasien Covid-19 Kota Cirebon Sembuh

Keraton Kanoman Juga Tidak Ada Pasar Malam Muludan

Namun, mendadak korban ingin ke kamar mandi. Hanya sebentar, korban keluar lagi dan tersentak, handphone miliknya lenyap.

“Pas saya keluar kamar mandi sebentar, handphone merek Realme Pro5 warna ungu dan kunci motor saya hilang. Tapi, untungnya motor saya masih ada, gak keambil,” tutur Ade Irfan.

Melihat barang miliknya ada yang hilang, korban langsung mengejar pelaku. Sayang, upaya pengejaran itu gagal. Pelaku berhasil melarikan diri tanpa jejak.

Korban kembali dan melihat rekaman CCTV di kosannya. Saat pelaku mengambil kunci motor dan handphone sempat terekam. Motor yang dipakai oleh pelaku berjenis Supra X nopol E 5512 CE.

“Motor Honda Supra X, ciri-ciri pelaku tinggi besar, kulit hitam, rambut pendek. Pas mau kabur, terekam cctv. Banyak saksi penghuni kos lain dan satpam, juga melihat kalau pelaku pergi keluar dengan buru-buru,” katanya.

Setelah kejadian itu, korban kemudian mendatangi Polsek Gunungjati guna pelaporkan kejadian yang dialaminya. Dari penelusuran dengan penyidik, ternyata pelaku bukan warga Sunyaragi melainkan warga Pilang, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon.

“Info dari polisi warga Pilang, bukan Sunyaragi. Sudah didatangi rumahnya. Tapi, pelaku tidak ada. Semoga aja ketemu. Handphone itu, handphone kerja dari kantor,” pungkasnya. (cep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *