Dua Desa Di-Swab Masal

oleh -1.727 views
Swab test massal di Desa Cikulak FOTO: Deny Hamdani/ Radar Cirebon

CIREBON-Warga di dua desa mengikuti swab masal. Itu sebagai tindak lanjut dari adanya warga terkonfimasi di Desa Cikulak, Kecamatan Waled. Adapun warga yang mengikuti swab masal itu adalah warga Desa Cikulak dan Cikulak Kidul.

Kepala Puskesmas Cibogo, Juju Juarso mengatakan pihaknya melakukan swab masal untuk mendeteksi warga yang melakukan kontak langsung dengan warga yang terkonfirmasi positif. “Ini upaya penelusuran terhadap terkonfirmasi positif saudara S yang sedang dirawat di RS Waled,” ujarnya.

Juju mengungkapkan warga itu terkonfirmasi positif covid tersebut setelah pulang bekerja di Jakarta sebagai pedagang ikan keliling. “Karena yang bersangkutan itu ada riwayat perjalanan dari Jakarta tanggal 13 September,” tuturnya.

“Kenapa kita jadi dua desa? Karena kebiasaan di sini kalau nggak sembuh, suka titirah pindah ke rumah orang tuanya. Dan pasien ini sempat mengunjungi ornag tuanya di Cikulak Kidul. Maka dari itu kami melaksanakan penelusuran pasien di dua tempat,” ujarnya.

Total ada 41 orang dari dua Desa yang berhasil dilakukan swab masal. “Cikulak Kidul ada 16 dan cikulak ada 25 total ada 41 mudah-mudahan hasilnya semuanya negatif,” tuturnya.

Pihaknya berupaya agar covid 19 tidak menular kepada para tetangga maupun keluarga dari warga yang terkonfirmasi positif covid 19.

Juju mengungkapkan warga ataupun keluarga yang sudah kontak lansung dengan warga yang terkonfirmasi positif covid ada 25 orang. “Kontak langsung ada tetangga dan keluarga 25,” ujarnya.

Juju menceritakan warga pulang dari Jakarta pada 13 September . Kemudian berobat pada 14 September ke berbagai dokter namun tak kunjung sembuh. Hingga pada Senin (21/9) mendapat perawat di rumah sakit dan terkonfirmasi positif RS waled hari Rabu (23/9)

Kuwu Cikulak, Yusnaedi ST merasa sangat prihatin ada warganya yang terkonfirmasi positif covid 19. Untuk itu pihaknya akan menyosialisasikan kembali protokol kesehatan.

Mengenai kebijakan lockdown, pihaknya masih mendiskusikan hal ini dengan gugus tugas setempat.

“Yang terpapar inikan warga Cikulak yang berdomisili di Jakarta kita akan koordinasi lagi apakah akan lockdown atau nggak, tetapi kayanya tidak karena yang bersangkutan terpapar covidnya dari Jakarta,” tuturnya. (den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *