Walikota Minta Pengelola Tempat Usaha Ketat Terapkan Protokol Kesehatan

oleh -82 views
Wali-Kota-Cirebon-Azis-Razia-Masker
Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis melakukan monitoring dan inspeksi protokol kesehatan ke salah satu mal di Jl DR Ciptomangunkusumo, Sabtu (26/9). FOTO: DEDI HARYADI/RADAR CIREBON.COM

CIREBON – Kota Cirebon menjadi wilayah dengan risiko tinggi corona virus disease (covid 19). Selain jumlah penduduk, terdapat faktor lain yakni pusat kegiatan masyarakat maupun pariwisata.

Kota Cirebon dengan jumlah penduduk 316.277, terdapat total 223 kasus covid-19. Dengan demikian didapat rasio setiap 1.418 terdapat 1 orang yang terpapar.

Walikota Cirebon menyatakan, Kota Cirebon memang kecil wilayahnya, sedikit jumlah penduduknya. Hanya 5 kecamatan, terdiri dari 22 kelurahan. Jumlah warganya sekitar kurang lebih 350 ribu jiwa.

Tetapi, di siang hari, total ada 1-2 juta jiwa yang beraktivitas. Baik perkantoran, aktivitas bisnis, perniagaan dan lainnya. Mayoritas dari luar kota.

Pada akhir pekan juga sama kondisinya. Mobilitas masyarakat di Kota Cirebon relatif tinggi, termasuk dari luar kota. Sasarannya adalah wisata kuliner dan wisata lainnya.

“Maka dari itu, kami memonitor ketat para pengelola pusat perbelanjaan, restoran, dan tempat keramaian lainnya,” demikian disampaikan walikota di Instagram miliknya.

Dia mewanti-wanti sekaligus mengingatkan dengan tegas kepada pengelola atau penanggungjawab, terapkan protokol kesehatan. Perketat pengawasannya dan jangan sampai lengah.

Semua harus berkomitmen mencegah penyebaran Covid-19. Penambahan jumlah kasus positif Covid-19 harus dihentikan. (yud)

Tonton video berikut:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *