Fasum Kota Cirebon Dinilai Belum Ramah bagi Penyandang Disabilitas

oleh -53 views
Warga berjalan kaki di trotoar Jl Wahidin Sudirohusodo. Kawasan ini akan menjadi percontohan baik sebagai KTL, bebas reklame juga ramah disabilitas. FOTO:OKRI RIYANA/RADAR CIREBON
Warga berjalan kaki di trotoar Jl Wahidin Sudirohusodo. Kawasan ini akan menjadi percontohan baik sebagai KTL, bebas reklame juga ramah disabilitas. FOTO:OKRI RIYANA/RADAR CIREBON

CIREBON – Fasilitas umum (fasum) di Kota Cirebon, seperti trotoar masih belum ramah bagi penyandang disabilitas.

Hal itu diungkapkan anggota Forum Komunikasi Difabel Cirebon (FKDC) Ulya Auliya. Dikatakannya, Peraturan Pemerintah No. 42 tahun 2020 tentang aksesbilitas dapat menjadi awal pergerakan inklusi disabilitas di setiap daerah.

“Sekarang masih banyak fasum di Kota Cirebon yang belum ramah untuk seperti kami penyandang disabilitas, di kampus-kampus pun saya lihat belum ada fasilitas bagi penyandang disabilitas,” ungkapnya.

Baca juga:

Ini Dia Wajah Pelaku Vandalisme Musala Darussalam Tangerang

Kota Cirebon Siap-siap Pemberlakuan Jam Malam

Jadi Klaster Covid-19, Wagub Hentikan Sementara KBM Tatap Muka di Ponpes

Ulya berharap, pemerintah dan masyarakat Kota Cirebon dapat mewujudkan pergerakan inklusi sesuai dengan PP No. 42 tersebut. Terlebih Kota Cirebon akan didaulat sebagai kota ramah disabilitas.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Cirebon Sumanto mengatakan, di Kota Cirebon sudah ada beberapa disediakan sarana untuk penyandang disabilitas. Seperti trotoar di Kota Cirebon yang sudah ramah disabilitas.

“Bukan hanya trotoar, fasilitas ramah disabilitas pun sudah diterapkan di beberapa kantor pemerintahan, seperti di Balai Kota dan DPRD Kota Cirebon,” katanya. (rdh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *