Sesalkan Aksi Vandalisme Musala di Tangerang, Sekjen MUI: Tindakan yang Tidak Beradab

oleh -127 views
Vandalisme-mushola-tangerang
Aksi vandalisme di Tangeran yang dilakukan orang tidak dikenal di Mushala Darussalam, Selasa (29/9/2020) sore/ Istimewa

JAKARTA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengecam keras aksi vandalisme Musala Darussalam, Perum Villa Tangerang Elok, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (29/9).

“MUI sangat menyesalkan adanya tindakan yang tidak beradab dan tidak bertanggung jawab tersebut,” kata Anwar saat dihubungi dari Jakarta, Rabu (30/9).

Aksi vandalisme di Musala Darussalam tersebut jangan diabaikan. Karena dapat memicu keresahan dan kegaduhan warga.

Baca juga:

Musala Jadi Sasaran Vandalisme, Pelaku Belajar di Youtube

Kondisi Kejiwaan Pelaku Vandalisme Musala di Tangerang Normal

Kecam Keras Aksi Vandalisme Musala, Bupati Tangerang: Jangan Terprovokasi

Karena itu pula, Anwar meminta aparat penegak hukum agar segera memproses kasus tersebut. Aparat juga harus menindak pelaku sesuai hukum dan ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, jika kasus vandalisme itu tidak diusut tuntas, maka yang dikhawatirkan akan menyulut amarah umat dan masyarakat. Sehingga jangan sampai hal tersebut terjadi.

Seperti diberitakan, Musala Darussalam Perumahan Elok, Gelam, Pasar Kemis, Tangerang, jadi sasaran vandalisme dengan cat semprot.

Ruangan dalam musala itu dicoret-coret oleh orang tidak dikenal. Berdasarkan informasi yang didapat, coretan itu diketahui warga pada siang hari, Selasa (29/9).

Coretan itu bertuliskan “Anti Islam”. Tidak hanya itu, bahkan terdapat sajadah yang sudah rusak diduga dengan cara digunting, kemudian Alquran yang dicoret.

Saat ini pelaku sudah ditangkap ditahan di Polres Kota Tangerang. Pelaku vandalisme diketahui berinisial S (18). Pelaku digangkap petugas di kediamannya kawasan Pasar Kemis, pada Selasa malam 29 September 2020 pukul 19.30 WIB.

Peaku yang diketahui sebagai mahasiswa salah satu universitas swasta di Jakarta ini mengaku, aksinya terinspirasi Youtube. Pelaku juga mengaku bahwa perbuatan vandalismenya merupakan hal yang benar. (hsn/antara/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *