Ramai Kertas Berisi Tulisan Minta Tolong Dikaitkan dengan Najwa Shihab, Begini Faktanya

oleh -144 views
Najwa Shihab

JAKARTA – Kertas bertuliskan minta tolong ramai di media sosial. Warganet mengaitkan kertas berisi tulisan minta tolong itu dengan presenter kondang Najwa Shihab.

Kertas yang ramai dibahas itu terkait acara Mata Najwa yang disiarkan Rabu (7/10) lalu. Menanggapi itu, Najwa Shihab menegaskan bahwa kertas bertuliskan minta tolong itu bukan tulisannya.

Ia menyampaikan itu melalui Instagram Stories-nya, Sabtu (10/10). Perempuan yang biasa dipanggil Nana tersebut mengaku banyak mendapat pesan masuk daru warganet kepada dirinya.

Baca juga:

Ini Titik Jalur di Kota Cirebon yang Diberlakukan Buka Titup

Bupati-DPRD Kabupaten Cirebon Sepakat Tolak Omnibus Law

Gempar, Dedek Gemes Mengaku Simpanan Anggota DPR Ikut Tolak Omnibus Law

“Banyak banget yang kirim pesan soal Mata Najwa episode Mereka-reka Cipta Kerja Rabu lalu. Debat substansi sampai komentar mic mati. Terima kasih banyak teman-teman yang sudah nonton. Dan ternyata ada juga yang sampai ramai, soal kertas dan coret-coretan yang saya bawa saat live malam itu. Saya dapat banyak banget DP, mention-an di Twitter juga kiriman Tiktok soal ini,” tulis Najwa seperti dikutip detikcom.

Najwa mengucapkan terima kasih atau perhatian dia. Dia menegaskan dalam kondisi baik dan berharap semua pihak juga sehat dan terus peduli dengan isu-isu penting negara ini.

“Jadi, once again. All is well. Saya malah nggak ngeh kalau coret-coretan di kertas itu sampai jadi ramai di medsos. Bukan saya yang tulis. Itu kertas bekas yang saya pakai untuk print bahan-bahan draf RUU Cipta Kerja. Thank you so much untuk semua perhatiannya,” ujarnya.

Sebelumnya, netizen ramai membahas kertas yang dipegang Najwa Shihab dalam salah satu episode Mata Najwa. Dalam kertas tersebut terdapat tulisan tangan yang meski dari jauh tetap bisa terbaca oleh netizen.

“Tolong saya 🙁 Tolong saya segera, please.” Begitu tulisan dalam kertas yang dipegang Najwa Shihab dalam episode Mata Najwa yang sedang membahas tentang UU Cipta Kerja. (hsn/dtk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *