Wahana Permainan di Goa Sunyaragi Dibakar

oleh -875 views
goa-sunyaragi-dibakar
Wahana permainan yang berada di areal Taman Air Goa Sunyaragi (TAGS) dibakar, Rabu (14/10). FOTO:IST

CIREBON – Wahana permainan yang berada di areal Taman Air Goa Sunyaragi (TAGS) dibakar, Rabu (14/10).

Keterangan yang dihimpun radarcirebon.com, aksi pembakaran tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Satu orang pria yang diduga pelaku pembakaran telah diamankan. Pria tersebut berinisial MU (23) warga Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat.

Menurut Isyanto, Kepala Bagian Umum Badan Pengelola (BP TAGS), pihaknya mengetahui peristiwa pembakaran tersebut setelah 2 penjaga malam menghubunginya telah terjadi kebakaran di sebuah wahana yang berada di area depan komplek Goa Sunyaragi.

“Diberitahu oleh penjaga malam sekitar pukul 3 pagi ada api di wahana permainan ayunan. Beruntung tidak meluas setelah berhasil dipadamkan beberapa menit kemudian,” ujarnya.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas jaga mengamankan pelaku yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian dan kemudian langsung menghubungi pihak keamanan dari pihak Bhabinsa dan Bhabin Kamtibmas.

“Pelaku yang diinterograsi mengaku masuk dengan melompat portal depan pada tengah malam dan sempat berkeliling Goa Sunyaragi, setelah itu diakuinya membakar wahana permainan setelah apa yang dicarinya tidak ada,” papar Isyanto.

Selain mengamankan pelaku, lanjut Isyanto, petugas juga menyita korek api, identitas serta surat-surat dari kepolisian dan dinas sosial yang menerangkan jika yang bersangkutan meminta sumbangan untuk kembali ke rumahnya.

Pihak BPTAGS sudah menghubungi keluarga pelaku untuk dimintai pertanggung jawabannya dan saat ini pelaku akan dititipkan di Mapolsek terdekat.

Sementara itu, Kabag Humas BP TAGS, Eko Ardi Nugraha membantah jika peristiwa ini berhubungan dengan konflik kepentingan yang terjadi sebelumnya.

“Bukan (soal kisruh keraton,red), ini murni keisengan pelaku. Saat kami hubungi keluarga ternyata keluarganya mengaku jika pelaku sakit dan pihak keluarganya dalam waktu dekat akan datang ke Cirebon untuk menjelaskan kondisi pelaku.”

Eko juga meminta semua pihak agar tidak terpancing insiden ini dan sudah ditangani oleh pihak berwajib. (rdh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *