3K Bantu Lawan Covid-19

oleh -41 views
ilustrasi

JAKARTA – Energi positif dibutuhkan untuk meningkatkan imunitas tubuh melawan COVID-19. Terutama pada pasien yang saat ini menjalani perawatan. Peningkatan dapat dilakukan dengan kaji informasi, kelola emosi dan kembangkan sumber daya atau disingkat 3K.

“Kaji informasi yang masuk. Jangan hanya lihat data penambahan kasus saat ini. Berapa kematian yang ada. Tapi lihat juga, agar kita lebih meningkatkan emosi positif. Lihat siapa yang sembuh dan berapa banyak,” kata psikolog Edward Andriyanto Sutardhio dalam diskusi Satgas Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta, Senin (19/10).

Dengan terlalu melihat penambahan kasus positif hari per hari, lanjutnya, terkadang orang lupa angka pasien sembuh melebihi pasien baru. Bahkan, angka orang pernah hampir mendekati 5.000 orang dalam satu hari. “Pengkajian informasi itu untuk memasukkan hal-hal positif guna mendukung peningkatan imunitas,” terang akademisi Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) ini.

Selain itu, yang perlu juga dilakukan adalah kelola emosi. Yakni memikirkan sesuatu yang memang perlu dipikirkan. Juga untuk relaksasi serta menenangkan diri. Hal itu bisa dilakukan dengan cara berkomunikasi bersama orang-orang berpikiran positif.

Misalnya berbicara penerapan 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak). Menurutnya, hal ini juga harus menjadi perhatian. Disiplin 3M selama pandemi dinilai sangat penting. Karena dengan 3M, orang bisa terhindar dari penularan virus.

Pasien dalam proses kesembuhan melawan COVID-19 juga bisa melakukan K terakhir. Yaitu kembangkan sumber daya dengan memanfaatkan sumber daya sekitar. Edward memberi contoh, mendoakan orang lain dapat membantu diri sendiri serta pasien lain.

“Tanpa disadari sebenarnya banyak sekali sumber daya di sekeliling kita yang dapat membantu memberikan energi positif. Sebenarnya kita tidak menyadari sumber daya di sekeliling. Kita fokus pada rasa bersalah, penyesalan. Tetapi, kita juga harus mulai melihat sumber daya. Ini sangat penting untuk memberikan energi positif,” paparnya.(rh/fin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *