MTsN 2 Kabupaten Cirebon Luncurkan Kelas Unggulan, Diresmikan Kepala Kanwil Kemenag Jabar

oleh -119 views
KELAS-UNGGULAN-MTSN-2-KABUPATEN-CIREBON-DIRESMIKAN
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Barat, Dr H Adib MAg, meresmikan Aula Serbaguna KH Amin Sepuh dan gerbang gapura serta meluncurkan kelas unggulan MTsN 2 Kabupaten Cirebon, Senin (19/10). Foto: Istimewa

CIREBON – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kabupaten Cirebon yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Babakan, Ciwaringin, meluncurkan kelas unggulan, Senin (19/10). Pada kesempatan yang sama, Aula Serbaguna KH Amin Sepuh dan gerbang gapura juga diresmikan.

Secara simbolis peluncuran diresmikan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Barat, Dr H Adib MAg. Tampak mendampingi Kepala Kemenag Kabupaten Cirebon H Mujayin MAg, Kepala MTsN 2 Kabupaten Cirebon H Diding Muhyiddin MAg, dan Ketua Komite MTsN 2 Kabupaten Cirebon, H Ahmad Chafidz.

Dalam kesempatan itu Kepala MTsN 2 Kabupaten Cirebon, H Diding Muhyiddin MAg mengaku bersyukur pembangunan empat lokal ruang kelas unggulan dan aula serbaguna telah rampung. Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terwujudnya pembangunan fasilitas tersebut.

Baca juga:

Dapat Blast SMS, Unit BRI Dipenuhi Nasabah

Zona Merah di Jabar: Kota Cirebon dan Kabupaten Bekasi

Kronologi Siswa SMK Menikahi Dua Wanita dalam Sebulan

Menurutnya, untuk tahun ajaran 2020/2021 baru ada 4 lokal ruang kelas unggulan yang diperuntukkan bagi kelas VII dan VIII. Masing-masing 2 lokal.

“Insya Allah tahun depan diupayakan ada kelas unggulan untuk kelas IX, mohon doanya,” harap pria asal Kaliwedi, Kabupaten Cirebon itu.

Dia menjelaskan, kelebihan kelas unggulan dibanding kelas biasa adalah penekanan pada program bahasa Inggris dan Bahasa Arab, kewajiban hafalan Alquran 5 juz, dan skill bidang teknologi informasi. Rencananya tahun depan akan dibuka program robotic, riset, dan pembimbingan intensif mata pelajaran Kompetensi Sains Madrasah (KSM).

Untuk bisa masuk program kelas unggulan tersebut para siswa harus mengikuti tes seleksi akademik dan prestasi. Seleksi dilakukan secara mandiri mencakup pengetahuan akademis Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, dan baca tulis Alquran.

“Kami juga memberikan kesempatan kepada mereka yang saat SD/MI memiliki prestasi menonjol dalam bidang-bidang khusus yang ditunjukkan lewat sertifikat. Minimal juara 1 lomba tingkat kabupaten/kota baik bidang akademik maupun nonakademik,” lanjut Diding.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *