Mengenal Sintren yang Magis, Seni Tari Tradisional Khas Cirebon

oleh -186 views
Seni-Tari-Sintren
Anggota Sanggar Tari Klapa Jajar di Kampung Seni Kanoman Utara Kota Cirebon memainkan tarian Sintren, Sabtu (24/10). FOTO: DEDI HARYADI/RADARCIREBON.COM

CIREBON – Tarian sintren merupakan seni tari tradisional khas Cirebon yang mengandung unsur magis.

Sintren merupakan salah satu warisan seni leluhur masyarakat Cirebon. Sang penari Sintren dilakukan oleh seorang perempuan.

Seorang perempuan diikat dan dimasukkan ke dalam kurungan ayam yang sudah ditutup kain. Beberapa saat setelah dibacakan mantera oleh sang pawang, perempuan tersebut berubah menjadi penari sintren menggunakan kacamata hitam dan pakaian khas Sintren.

Baca juga:

Tari Topeng dan Sintren Cirebon Menarik Perhatian Rombongan DPRD Ponorogo

Kurir Paket Naik Motor Sambil Buka HP, Tewas Disambar Kereta

Polemik Takhta Sultan Sepuh, Begini Tanggapan Kiai Buntet Pesantren

Penari Sintren didampingi beberapa orang berpakaian adat. Bak kesurupan, lenggak lenggok penari sintren menari dikawal beberapa pawang dengan kemenyan di sekelilingnya.

Alat musik pun ditabuh sebagai pengiring tarian sintren yang sudah dikenal masyarakat. Sesekali perempuan tersebut terjatuh saat penonton melempar uang ke tubuhnya.

Menurut Ketua Sanggar Tari Klapa Jajar Elang Mamat Nurachmat kepada radarcirebon.com menuturkan, banyak makna dan filosofi dalam tarian sintren.

“Jadi filosofinya perjalanan roh manusia ketika masih di surga itu wujudnya masih gadis dan suci. Dan ikatan-ikatan yang dilakukan oleh dalang pada penari sintren itu adalah ikatan perjanjian kehidupan di alam dunia antara sang pencipta dengan si roh itu sendiri. Kemudian sang penari masuk ke kurungan. Dia sudah menyatu dengan janin sang ibu di dalam kandungan (kurungan),” tuturnya, Sabtu (24/10).

Masih kata Elang Mamat, roh dan janin mendandani dirinya. Sehingga menjadi manusia yang sempurna.

“Setelah kurungan dibuka, ya itulah sudah menjadi wujud manusia. Menarinya sintren itu yaitu kehidupan di alam dunia,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *