Bentuk KPED untuk Pemulihan Ekonomi Jabar

oleh -39 views

BANDUNG – Komite Pemulihan Ekonomi Daerah (KPED) Provinsi Jabar yang merupakan kelanjutan dari Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Daerah Provinsi Jabar.

Keberadaan KPED diapresiasi oleh Anggota Komite Pemulihan Ekonomi Nasional (KPEN), Rosan Roesani. Apalagi, KPED melibatkan dunia usaha, akademisi, dan seluruh potensi yang ada. “Ini akan menjadi kekuatan Jabar dalam pemulihan ekonomi,” kata Rosan.

Rosan pum berpesan agar Pemda Provinsi Jabar dan juga KPED Jabar mengawasi penyaluran dana program PEN di sektor UMKM dan bantuan sosial sebagai target utama pemerintah untuk mendukung gerak ekonomi masyarakat.

Sebab, program ketahanan pangan dan UMKM menjadi tumpuan daya ungkit perekonomian nasional dalam program KPEN. Kita harus kawal bersama. Keberadaan KPED (Jabar) bisa membantu sosialiasi dan pemantauan program KPEN di Jabar.

Ia juga memberikan gambaran masa depan perekonomian nasional dalam konteks global. Termasuk rencana program vaksinasi di Indonesia sebagai tonggak penting bagi penanggulangan pandemi covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Termasuk di dalamnya peluang dan tantangan geostrategis Indonesia dalam persaingan ekonomi di kawasan regional Asia Tenggara menjadi sangat krusial.

“UU Cipta Kerja merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memenangkan persaingan di kawasan ASEAN. Dengan UU tersebut, tidak ada lagi tumpah tindih perizinan di sektor ekonomi. Dengan demikian, nantinya, Indonesia akan menjadi negara yang ramah terhadap investor,” tutur Rosan.

Tokoh pengusaha Jabar yang juga mantan Menteri Perindustrian Republik Indonesia, MS Hidayat, dalam pertemuan tersebut menyampaikan kekompakan dunia usaha di Jabar, khususnya Kadin Jabar yang turut menyokong Pemda Provinsi Jabar dalam berbagai programnya.

“Kita membutuhkan kerjasama dan kolaborasi berbagai elemen masyarakat dalam menanggulangi krisis ekonomi di Jabar. Ini tercermin di Komite Pemulihan Ekonomi Daerah Jabar yang telah diprakasai oleh Pemda Provinsi Jabar,” kata Hidayat.

Selain MS Hidayat, turut hadir dalam pertemuan tersebut yakni para tokoh dan pelaku dunia usaha di Jabar yang bergabung dalam KPED Jabar, antara lain Sarwono Kusumaatmadja, Paskah Suzeta, Jajat Priatna, Iwan Hanafi, Dedi Widjaja, Herman Muchtar, Maman Wangsaatmadja, serta Arfi Rafnialdi dan Juwanda.

Dalam pertemuan ini, Ketua Harian KPED Jabar Ipong Witono turut melaporkan berbagai upaya kerja yang telah dilakukan dan akan dilaksanakan KPED Jabar dalam mendorong program Komite PEN di Jabar. (yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *