Pelaku Jambret di Budur Siap Disidang

oleh -256 views

CIREBON – Pelaku jambret yang beraksi di Jalan Ki Bagus Rangin, Desa Budur, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, segera disidangkan. Pria berinisial DS (31), warga Desa Winong, Kecamatan Gempol, itu sudah menjadi tahanan Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon dan kini berada di Rutan Kelas I Cirebon.

“Berkasnya sudah dinyatakan lengkap P-21 oleh kejaksaan. Kamis (22/10), tersangka dan barang buktinya sudah kita serahkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon. Pelaku sudah ada di Rutan Kelas I, menjadi tahanan kejaksaan dan akan disidangkan,” kata Kapolsek Ciwaringin AKP Iwan Gunawan melalui Kanit Reskrim Aiptu Ahyadinata.

Sebelum pelaku diserahkan ke kejaksaan, harus menjalani rapid test untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona. Serta dicek kesehatannya terlebih dahulu oleh Urusan Kesehatan (Urkes) Polresta Cirebon.

Baca juga:

Dampak La Nina untuk Kota Cirebon Lemah Hingga Sedang

Pelecehan Seksual Presenter Cuaca, Begini Tanggapan BMKG

Naik Lagi, Hari Minggu Kasus Covid-19 Kota Cirebon Tembus 473

“Sudah di-rapid test, hasilnya non reaktif. Jadi, sudah bisa kita serahkan ke kejaksaan,” tandasnya.

Untuk diketahui, penjambretan oleh DR dilakukan Senin (7/9), sekitar pukul 11.15 WIB. Berawal ketika korban bernama Hj Lasina (45) pulang belanja dari minimarket.

Dalam perjalanan pulang, korban mengendari motor matic, dengan tas kecil yang ditaruh di dashboard motor. Pelaku yang ketika itu lewat, melihat tas di dashboard motor, dianggap mudah untuk diambil. Apalagi, yang mengendarai motor adalah ibu-ibu, sasaran dari pelaku.

Oleh karenanya, pelaku pun membuntuti korban. Sesampainya di belokan menuju Desa Babakan, korban hendak belok ke kanan, sehingga menurunkan kecepatannya. Saat itulah, pelaku melancarkan aksinya.

“Begitu korban mau belok, pelaku ini memepet korban dari kiri jalan. Pelaku kemudian mengambil tas korban yang ditaruh di dashboard, kemudian tas tersebut ditaruh dengan digigit. Motor pelaku pakai kopling, Suzuki Satria Fu,” ujar Amdad, aparat Desa Budur, kepada Radar Cirebon.

Merasa tasnya dijambret, korban berteriak maling ke arah pelaku. Untungnya, lokasi kejadian masih ramai.

Masyarakat sekitar berusaha menangkap pelaku dengan cara menghalangi. Tapi, upaya masyarakat gagal.

“Sudah dicegat, dua kali lolos terus. Nah, yang ketiga kalinya, pelaku menabrak motor aparat desa yang saat itu mau menyeberang jalan. Sehingga, pelaku jatuh di pertigaan yang berlokasi 100 meter dari lokasi kejadian,” tuturnya.

Setelah pelaku jatuh, masyarakat setempat langsung memberikan bogem mentah. Beruntung, di lokasi ada aparat desa, sehingga pelaku diseret ke balai desa untuk menghindari amukan masyarakat.

Setelah di Balai Desa Budur, aparat desa segera menghubungi Polsek Ciwaringin. Hanya hitungan menit, anggota Polsek Ciwaringin tiba dan langsung membawa pelaku ke Mapolsek Ciwaringin.

Selain pelaku, korban juga datang ke Polsek Ciwaringin untuk dilakukan pemeriksaan. Barang buktinya, berupa tas korban yang berisi uang tunai Rp520.000 dan cincin emas seberat 5,150 gram. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp3.410.000.

Kanit Ahyadinata menjelaskan, DR (31), warga Desa Winong, Kecamatan Gempol, merupakan residivis yang baru keluar dari penjara. (cep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *