Luruskan Sejarah dan Takhta Sultan Sepuh, Pangeran Ilen Seminingrat akan Tempuh Jalur Hukum

oleh -748 views
Pangeran-ilen-seminingrat
Sesepuh Keraton Kasepuhan, Pangeran Ilen Seminingrat. Foto: Dedi Haryadi/Radar Cirebon

CIREBON– Aksi penurunan paksa dan penyobekan spanduk penolakan PRA Luqman Zulkaedin membuat Keluarga Besar Pangeran Jayawikarta prihatin dan kecewa.

Sesepuh Keraton Kasepuhan yang juga keturunan Sultan Sepuh IV Tajul Arifin Amir Sena, Pangeran Ilen Seminingrat menuturkan, peristiwa tersebut dianggap sudah biasa dalam perjuangan.

“Kalau kecewa dan rasa prihatin sih ada. Tapi, saya menanggapi peristiwa biasa saja. Karena dalam suatu perjuangan ada halangan dan kendala. Dan bagi kami peristiwa itu bukan menjadi masalah. Kami tetap berpegang teguh pada prinsip bahwa kami berjuang jangan sampai menimbulkan keributan dan korban,” tuturnya saat ditemui, Kamis (29/10).

Pangeran Ilen Seminingrat menegaskan, dirinya akan terus maju untuk mengambil tahta dari PRA Luqman Zulkaedin.

“Saya mengharapkan Luqman bisa bersifat legowo dan menyerahkan tahta dengan ridho kepada saya, karena lambat atau cepat Luqman akan dihadapkan dengan dua pilihan yang pertama keluar dari keraton dengan terhormat atau keluar dari keraton dengan tidak hormat,” tegasnya.

Masih kata pria yang akrab disapa Mama Ilen ini, untuk penyerahan tahta bisa dilakukan dua cara.

“Masalah penyerahan tahtanya terserah tinggal pilih saja tertulis atau secara adat. Yang terpenting adalah saat penyerahan tahta disaksikan perwakilan atau Sultan dari Keraton Kanoman dan Kacirebonan,” katanya.

Mama Ilen menambahkan, dirinya tetap akan menempuh jalur hukum dalam pelurusan sejarah Keraton Kasepuhan.

“Ya langkah selanjutnya kami tetap menempuh jalur hukum demi pelurusan sejarah karena kami tidak ingin ada kekerasan hingga jatuh korban,” imbuhnya.(rdh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *