0 Bosnia vs Italia 2, Ambisi Azzurri

oleh -18 views
Bosnia-vs-Italia
LOLOS FINAL FOUR: Para pemain Timnas Italia merayakan gol ke gawang Bosnia pada pertandingan terakhir Grup A1, kemarin dini hari WIB. Foto: Getty Images

SARAJEVO – Slot untuk final four UEFA Nations League sudah lengkap. Italia dan Belgia mengisi dua tempat tersisa di babak semifinal setelah memenangi matchday terakhir, kemarin dini hari WIB.

Italia memastikan diri menjadi juara Grup A1 dengan mengalahkan Bosnia & Herzegovina di Sarajevo. Gli Azzurri, julukan Italia, menang 2-0 lewat gol Andrea Belotti dan Domenico Berardi. Dengan hasil ini, Italia mengoleksi 11 poin atau unggul 1 poin di atas Belanda.

Belgia menjadi duta Grup A2 setelah menghajar Denmark dalam duel hidup mati di King Power. Setan Merah menang 4-2 berkat gol Youri Tielemans, Romelu Lukaku (2 gol), dan Kevin de Bruyne yang dibalas Jonas Wind serta bunuh diri Nacer Chadli.

Baca juga:

Pecah Rekor Lagi, Sehari Tambah 83 Kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon

Kasus Covid-19 Kota Cirebon Meningkat, Puskesmas dan Kantor Kecamatan Kesambi Ditutup

Motor Seharga Rp 600 Juta Ditabrak Ayla, Mobil dan Rumah Pelaku Jadi Jaminan

Dengan lolosnya Italia dan Belgia, maka kontestan final four UEFA Nations League 2020/2021 seluruhnya adalah semifinalis baru. Seperti diketahui, Prancis dan Spanyol musim lalu juga gagal tembus ke putaran final edisi pertama di Portugal.

Selaku tuan rumah final four, Italia punya ambisi besar mengangkat trofi Oktober tahun depan. Ambisi ini cukup masuk akal jika melihat bagaimana performa anak asuh Roberto Mancini belakangan ini.

Azzurri yang gagal lolos ke Piala Dunia 2018, tidak terkalahkan dalam 22 pertandingan yang mereka lakoni selama lebih dari dua tahun. Dari jumlah itu, mereka meraih 17 kemenangan dan imbang lima kali. Khusus di UEFA Nations League, Italia menjadi negara dengan pertahanan terbaik setelah hanya kebobolan dua kali dalam enam pertandingan.

“Belgia, Prancis, Spanyol, kami menantikan untuk menghadapi tim-tim terbaik di Eropa di final, untuk melihat level apa yang telah kami capai. Kami percaya kita semakin dekat dengan mereka. Mari kita lihat apakah itu benar,” kata Asisten Manajer Italia, Alberico Evani dikutip dari situs resmi UEFA.

Mancini yang masih harus mengisolasi diri setelah dinyatakan positif Covid-19 dalam wawancara via webcam dengan RAI Sport menyebut, final ini akan luar biasa. Karena hanya berselang dua bulan dari Euro 2021.

“Ini akan menjadi turnamen yang luar biasa, itu datang setelah Euro. Jadi, kualifikasi kedua kami untuk kompetisi besar dan kami senang,” tegas Mancini dikutip dari Football Italia.

Tetapi, Italia yang memburu gelar perdana sejak Piala Dunia 2006, pastinya akan mendapat perlawanan sengit. Prancis yang menyingkirkan juara bertahan, Portugal, dan Spanyol yang menggulung Jerman juga punya tekad juara di UEFA Nations League edisi kedua ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *