Kasus Covid-19 Kota Cirebon Meningkat, Puskesmas dan Kantor Kecamatan Kesambi Ditutup

oleh -3.498 views
Puskesmas-Kesambi-Ditutup
Dokter dan apoteker terkonfirmasi Covid-19, Puskesmas Kesambi ditutup sementara, Jumat (20/11). FOTO: DEDI HARYADI/RADARCIREBON.COM

CIREBON – Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Cirebon terus meningkat.

Setelah diketahui dua dokter dan apoteker terinfeksi Covid-19, Puskesmas Kesambi ditutup sementara, Jumat (20/11).

Selain puskesmas, kantor Kecamatan Kesambi pun ditutup sementara. Karena camat Kesambi terkonfirmasi Covid-19.

Baca juga:

Pecah Rekor Lagi, Sehari Tambah 83 Kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon

Beberapa Warganya Terpapar Covid-19, Kelurahan Kesenden Kini Zona Merah

4,3 Juta Lapangan Kerja untuk Ciayumajakuning, Subang dan Sumedang

“Sekarang ini kondisi Kota Cirebon agak merah. Saat ini ada 1 camat Kesambi beserta seorang anaknya, 4 lurah di wilayah Kecamatan Kesambi, 2 dokter klinik dan 1 apoteker di Puskesmas Kesambi terkonfirmasi Covid-19 dan salah satu klinik di Jl Sutomo juga ditutup sementara,” ungkap Kadinkes Kota Cirebon dr Eddy Sugiarto ditemui radarcirebon.com di ruang Sekda Kota Cirebon, Jumat (20/11).

Dijelaskan kadinkes, mereka yang terpapar Covid-19 transmisi lokal. Sehingga masyarakat diimbau waspada.

“Sekarang virus itu benar-benar ada di sekitar kita. Bisa jadi mereka yang terpapar saat memberikan layanan, bisa juga saat rapat, dan bisa pula terpapar ketika melakukan kunjungan,” jelasnya.

Masih kata Eddy, camat Kesambi menjalani isolasi mandiri di Hotel Langensari.

“Nah, sekarang kondisi dua hotel tempat isolasi sudah full book. Untuk yang waiting list (antrean) bertambah menjadi 68 orang. Sedangkan yang di BKKBN sudah masuk 16, jadi tersisa 6 bed lagi. Untuk yang diisolasi mandiri di hotel banyak juga warga dari Kabupaten Cirebon,” katanya. (rdh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *