Kasus Pencabulan Dilakukan Orang Dekat Kembali Terjadi, Korbannya di Bawah Umur

oleh -1.027 views
KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK MENINGKAT-PIXABAY
Ilustrasi. Foto: Pixabay.com

CIREBON – Kasus pencabulan yang dilakukan orang dekat kembali terjadi. Kini korbannya, anak dari pembantu pelaku.

Kasus kekerasan seksual itu terjadi di Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon. Pelakunya diketahui berinisial BD (34).

Sementata korbannya masih di bawah umur, N (12). Antara korban dengan pelaku juga rumahnya bertetangga.

Baca juga:

Kasus Covid-19 Kota Cirebon Meningkat, Puskesmas dan Kantor Kecamatan Kesambi Ditutup

Waduh, Majalengka PSBB Lagi, Hajatan Dilarang

Kasus Covid-19 Kota Cirebon Bertambah 38 Orang, Dinkes Kewalahan

“Korbannya berinisial N (12) warga Waled. Korban merupakan anak, dari pengasuh anaknya pelaku. Pelaku dan korban juga tetanggaan,” kata Kapolresta Cirebon Kombes Pol M Syahduddi.

Berdasarkan keterangan polisi, tindakan bejat DB pada N dilakukan pada Juli 2020. Berawal ketika korban pulang dari rumah temannya dengan melewati belakang rumah pelaku.

Nah, ketika itu pelaku berdiri di belakang rumahnya. Ia langsung menyeret tersangka ke kamar mandi dan mencabuli korban.

Peristiwa kedua, ketika korban sedang bermain hujan-hujanan di belakang rumah. Rupanya, pelaku ada di dalam rumah dan memperhatikan korban.

Setelah itu, pelaku memanggil korban dan diseretnya ke kamar mandi. Di situlah, korban dicabuli oleh pelaku untuk yang kedua kalinya.

Setelah kejadian itu, rupanya pelaku ketagihan. Ia kembali melakukannya beberapa kali lagi.

Namun, aksi ketiga dan keempat dilakukan di dalam rumah, ketika sedang sepi tidak ada orang. Saat korban melewati rumahnya, ditarik oleh pelaku dan dicabulinya di dalam rumah.

“Tersangka melakukan pencabulan sebanyak empat kali. Baik di rumah pelaku maupun di beberapa tempat dan kamar mandi,” jelasnya.

Setelah kejadian keempat kalinya, ibu korban curiga dengan gelagat N yang tidak biasanya. Kemudian menanyainya.

Baru kemudian korban cerita kalau dirinya telah dilecehkan BD. Sontak, ibu korban langsung marah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *