Mitigasi Bencana Banjir, Korem 063/SGJ Gelar Latihan Water Rescue di Setu Patok

oleh -32 views
Pelatihan-Water-Rescue
Satgas PRCPB mengevakuasi korban banjir. FOTO: DEDI HARYADI/RADARCIREBON

CIREBON – Komando Resor Militer (Korem) 063/Sunan Gunung Jati menggelar pelatihan Satgas Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) “Water Rescue” atau teknik penyelamatan kecelakaan di dalam air.

Pelatihan Satgas PRCPB Water Rescue tersebut berlangsung di waduk Setu Patok, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Sabtu (21/11). Adapun pelatihan Satgas PRCPB ini melibatkan Unit Penerangan TNI AD, Unit Evakuasi TNI AD, Unit Bekang TNI AD, Unit Komunikasi TNI AD, Unit Zibang TNI AD, Unit Kesehatan TNI AD, PMI Kabupaten Cirebon, Tagana Kabupaten Cirebon, BPBD Kabupaten Cirebon, Basarnas Cirebon dan Dinkes Kabupaten Cirebon.

Hadir menyaksikan pelatihan Water Rescue tersebut Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Mayor Jenderal TNI Nugroho Budi Wiryanto, Bupati Cirebon Imron, Danrem 063/SGJ Kolonel Inf Elkines Villando Dewangga, Dandim 0620/Kabupaten Cirebon Letkol Inf Sugir, Dandempom, dan para Dandim sewilayah Korem 063/SGJ.

Baca juga:

Tertipu Ratusan Juta sama Juragan Minyak Talun, Ini Wajah Pelakunya

Setelah Ditutup, 4 dari 9 Apotek serta Toko Alat Kesehatan di Kota Cirebon Kembali Dibuka

Prediksi Atletico Madrid vs Barcelona, Dobrak Tembok

Pantauan radarcirebon.com, dalam latihan tersebut disimulasikan hujan deras yang turun selama 3 hari berturut-turut menyebabkan tanggul waduk atau setu patok jebol. Hingga menyebabkan kampung di sekitar waduk mengalami banjir.

Korem 063/Sunan Gunung Jati yang menerima laporan langsung mengerahkan patugas gabungan Satgas PRCPB menuju lokasi banjir. Dengan menggunakan perahu karet, Satgas PRCPB berhasil mengevakuasi warga yang terapung-apung di air yang selanjutnya dibawa ke tempat pengungsian yang telah disiapkan.

“Jadi pada tahap mitigasi ini sangat penting agar masyarakat di sini selalu siap apabila dan terbiasa dengan latihan apabila terjadi yang sesungguhnya. Latihan ini merupakan bukti sinergitas TNI bersama pemda setempat, Polri, kemudian dengan Basarnas, PMI, dinas kesehatan dan sebagainya. Itulah komponen-komponen dalam rangka membantu menangani bencana,” ujar Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Mayor Jenderal TNI Nugroho Budi Wiryanto kepada radarcirebon.com usai meninjau latihan, Sabtu (21/11).

Masih kata pangdam, latihan penanggulangan bencana juga dilakukan di daerah wilayah pegunungan yang berpotensi bencana longsor.

“Jadi latihan kita sesuaikan dengan masing-masing daerah. Kalau wilayah pegunungan atau bukit kita latihan antisipasi bencana longsor,” katanya. (rdh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *