PMI Bakal Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Sejumlah Wilayah Kabupaten Cirebon

oleh -110 views
PMI-Penyemprotan-Disinfektan
Bupati Cirebon Imron menerima Tim PMI Provinsi Jawa Barat di pendopo, Selasa (24/11). FOTO: IST

CIREBON – Setelah Kota Cirebon, Tim PMI Provinsi Jawa Barat bersama PMI Kabupaten Cirebon bakal melakukan penyemprotan disinfektan menggunakan tangki spraying gun ke beberapa titik wilayah Kabupaten Cirebon, Selasa (23/11).

Bupati Cirebon Imron mengatakan, penyemprotan tersebut dirasa sangat penting dilakukan karena angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon terus meningkat.

“Hingga saat ini, tercatat sebanyak 317 warga Kabupaten Cirebon yang masih menjalani isolasi di rumah sakit, 374 isolasi mandiri dan 130 meninggal. Sedangkan 1.204 terkonfirmasi positif lainnya dinyatakan sembuh dan selesai isolasi,” katanya.

Baca juga:

Sebut Brimob Kacung Cina, Pemuda Ini Diciduk Polisi, Ujung-ujungnya Minta Maaf

45 Warga Kejaksan Terkonfirmasi Positif Covid-19, Terbanyak Klaster Rumah Tangga

Pembantunya Cantik Banget, Majikan sampai Minder

Imron menuturkan, peran PMI sangat besar dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Cirebon.

“Karena bukan hanya masalah penyemprotan kali ini saja, tapi juga PMI sudah membantu pengobatan pasien Covid-19 dengan menggunakan plasma darah,” ujarnya.

Sementara, Ketua PMI Jabar Irjen Pol Purnawirawan Adang Rochjana menuturkan, memiliki dua alat spraying gun yang merupakan bantuan dari pemerintah pusat.

“Dua alat tersebut sudah digunakan untuk melakukan penyemprotan di sejumlah kota dan kabupaten di Jawa Barat. Untuk di Kabupaten Cirebon sendiri penyemprotan bakal dilakukan di Pasar Minggu Palimanan, Pasar Tegal Gubug, Pesantren Kempek dan alun-alun Ciledug. Penyemprotan hanya satu hari. Tapi kalau ternyata kurang, nanti bisa ditambah,” tuturnya.

Adang menyebutkan, lokasi yang akan dilakukan penyemprotan, bukan hanya untuk lokasi yang zona merah saja. Namun juga zona lainnya, termasuk zona hijau. “Yang merah kita atasi, yang hijau kita pertahankan,” sebutnya.

Di tempat yang sama, Ketua PMI Kabupaten Cirebon Sri Heviyana menyebutkan bahwa produksi dan donor plasma di PMI Kabupaten Cirebon berjalan dengan baik.

“Bahkan, plasma darah tersebut ditunggu oleh banyak rumah sakit di Kabupaten Cirebon. Sudah terdapat 21 orang yang sudah melakukan donor plasma darah. Manfaat yang dihasilkan dari plasma darahpun, sudah banyak terlihat. Pasien yang sudah akut, sudah membaik dan sudah mulai lepas oksigen, setelah menggunakan plasma darah,” sebutnya.

Untuk saat ini, masih kata Heviana, banyak juga masyarakat yang sudah siap untuk menjadi pendonor plasma darah.

“Kami juga mengajak masyarakat yang memenuhi kriteria pendonor, untuk bisa ikut mendonorkan plasma darahnya. Untuk menjadi pendonor plasma darah, memang tidak sama dengan donor darah biasanya. Pendonor merupakan pasien covid 19 yang sudah dinyatakan sembuh oleh dokter. Selain itu, pendonor juga harus laki-laki,” pungkasnya. (rdh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *