Setelah Walikota Cirebon, Kini Giliran Mantan Sekda Terkonfirmasi Positif Covid-19

oleh -2.061 views

CIREBON – Setelah Walikota Cirebon Nashrudin Azis, kali ini mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon Asep Dedi terkonfirmasi positif Covid-19. Edi sendiri saat ini menjabat sebagai Inspektur pada Inspektorat Kota Cirebon.

Informasi Asep terkonfirmasi positif Covid-19 dibenarkan Wakil Walikota Cirebon, Eti Herawati. Eti menyampaikan informasi tersebut usai menghadiri acara BKIPM di Swissbel Hotel, Selasa (24/11).

“Mantan Sekda (Asep Deddi) positif,” kata Wawali.

Baca juga:

Walikota Cirebon Positif Terinfeksi Covid-19

Warga di Ciwaringin Geger, Ayah Gagahi Anak Tirinya

Saat ini, kata Eti, sedang dirawat di rumah sakit. Hanya saja, dirinya belum tahu detail terkait perkembangan kondisi, termasuk posisi rumah sakit mana, Asep dirawat.

“Dirawat di rumah skait tapi saya belum tahu di rumah sakit mana,” kata Eti.

Eti juga mengatakan, Pemerintah Kota Cirebon melalui Dinas Kesehatab (dinkes) sudah melakukan tracing ke sejumlah tempat. Seperti Perumnas Kecamatan Harjamukti yang ternyata ada klaster pengajian.

“Intinya kota cirebon terus tracing,” tegas wawali.

Menurutnya, semakin banyak tracing, maka semakin kelihatan potensi penyebaran dan pencegahan Covid-19 di Kota Cirebon. Kota Cirebon sendiri cukup bagus untuk penanganan Covid-19.

Walikota juga menceritakan pengalaman keluarganya. Mulai anak menantu sampai cucu terkonfirmasi positif Covid-19. Karena itu penting menerapkan protokol kesehatan.

Disinggung kontrak Pemkot Cirebon dengan hotel terkait tempat isolasi yang selesai Desember, wawali sudah menggelar rapat dengan dinkes. Kata Eti, dinkes minta perpanjangan kontrak karena kasus Covid-19 semakin meningkat. Sesuai prediksi, terjadi Out Break.

Wawali juga menyinggung kondisi walikota sehat-sehat saja. Memang saat di-swab sempat flu, tapi kondisi membaik dan tidak ada sesuatu yang mengkhawatirkan.

“Posisinya isolasi mandiri dan kondisinya sehat. Kita sempat teleponan,” pungkasnya.

Sementara itu, keterangan yang dihimpun Radar Cirebon menyebutkan, munculnya klaster Inspektorat karena salah satu fungsional di Inspektorat terkonfirmasi positif. Walaupun ada yang positif Covid-19, tapi aktivitas perkantoran hingga pekan kemarin tetap berjalan.

“Harusnya di Inspektorat harus lockdown dan semua di-swab. Karena salah satu fungsionalnya terkonfirmasi positif,” ujar sumber radar. (abd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *