Pesan Maruf Amin kepada Pengurus Baru MUI

oleh -63 views
Ma'ruf Amin

JAKARTA – Wakil Presiden Maruf Amin berpesan kepada Ketua MUI 2020-2025 Miftachul Akhyar serta pengurus yang baru untuk mendorong pengarusutamaan wasathiyatul Islam atau Islam jalan tengah.

Menurutnya, MUI harus teguh dalam menjaga cara berpikir dan bertindak umat Islam yang moderat, tidak berlebihan, tidak berlaku masa bodoh, tidak kaku, dan tidak permisif.

“Komitmen untuk tetap menjadikan Islam wasathiyah sebagai cara berpikir, bersikap dan bertindak, harus tetap menjadi pedoman dalam setiap kiprah MUI di masa yang akan datang,” ujar Maruf Amin menutup Musyawarah Nasional (Munas) X MUI di Hotel Sultan Jakarta, Jumat (27/11).

Baca Juga: Di Munas X, MUI Bakal Bahas Fatwa Vaksin Covid-19

Ia juga berpesan agar MUI harus dapat melakukan pembenahan serta perubahan ke arah yang lebih baik terus menerus, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada umat Islam dan sebagai mitra Pemerintah.

“Diharapkan MUI semakin lebih baik dalam menjalankan fungsinya, terutama fungsi sebagai khadimul ummah dan shadiqul hukumah,” tukasnya.

Ia juga meminta MUI terus mengawal pengembangan ekonomi dan syariah di Indonesia.

“Itu merupakan basis dan tumpuan kehidupan ekonomi sebagian besar umat dan telah menjadi bagian integral dari struktur perekonomian nasional, yang sekarang sudah menjadi kebijakan Pemerintah,” katanya.

Maruf Amin juga mengucapkan selamat pada pimpinan MUI yang terpilih untuk periode 2020-2025 dan berharap para pengurus dapat menjalankan amanah dalam menjalankan mandat kepemimpinan.

Maruf Amin terpilih sebagai Ketua Umum MUI untuk periode 2015-2020. Namun sejak pelantikannya sebagai wakil presiden pada 20 Oktober 2019, Maruf menjabat sebagai ketua umum nonaktif seperti yang disepakati pada Rakernas MUI di Lombok, NTB.

Dalam kepengurusan MUI yang baru, Maruf Amin mendapat posisi formatur sebagai ketua dewan pertimbangan. (riz/fin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *