Dokter di Kabupaten Cirebon Ini Sudah Disuntik Vaksin Covid-19, Ini yang Dirasakan

oleh -681 views
dr-luthfi-vaksin-covid-19
Ketua II IDI Wilayah Jabar, dr Mohamad Luthfi SpPD-KHOM FINASIM MMRS menjalani penyuntikan vaksin covid 19 produksi Sinovac di Bandung, hari ini, Kamis (14/1/2021).

BANDUNG – Salah satu dokter di Kabupaten Cirebon, dr Mohamad Luthfi SpPD-KHOM FINASIM MMRS menjalani penyuntikan vaksin covid 19 produksi Sinovac di Bandung, hari ini, Kamis (14/1/2021).

Ia menjadi salah satu tenaga medis yang divaksin, mewakili Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Jawa Barat. Selain itu, kegiatan diikuti dokter-dokter se-Jawa Barat pada Kick-off Vaksinasi COVID-19 di Jawa Barat.

“Alhamdulillah berjalan lancar dan InshaAllah aman, efektif dan halal,” ujar dr Luthfi, lewat pesan instan via WhatsApp, kepada Radar Cirebon.

Baca Juga: Syekh Ali Jaber Meninggal dalam Kondisi Negatif Covid-19

Diungkapkan, dia mewakiliki Ketua IDI Wilayah Jabar yang tidak disuntik, karena sebelumnya menjadi relawan penelitian vaksin. “Jadi saya sebagai Ketua II IDI Wilayah Jabar yang menggantikan,” tuturnya.

Mengenai efek setelah menerima vaksin covid-19, dr Luthfi mengungkapkan, tidak ada sesuatu yang signifikan. Hanya pegal-pegal tetapi itu pun hanya sekejap. “Nggak terlalu terasa,” katanya.

Baca Juga: Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiuun, Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia

Seperti diketahui, pemerintah akan melakukan program vaksinasi tahap pertama kepada tenaga kesehatan. Sementara di Jawa Barat, Gubernur Ridwan Kamil mengungkapkan, sedikitnya terdapat 36.200 ribu yang akan divaksin.

Nantinya proses vaksinasi akan berlangsung dalam empat tahap, dalam waktu kurang lebih 12 bulan. “Kalau mau progresif, kita bereskan Jawa Barat cukup enam bulan,” kata Kang Emil, saat zoom meeting dengan pimpinan redaksi se-Jawa Barat.

Baca Juga: Tiga Hari PPKM Kabupaten Cirebon, Aktivitas Menurun, Kasus Covid-19 Naik Signifikan

Tahap pertama, tenaga kesehatan, tahap kedua 2,6 juta di layanan publik, lansia 4,6 juta (Maret-April), tahap ketiga masyarakat umum dalam risiko tinggi 16,6 juta, tahap keempat kepada 11.8 juta orang.

“Hari ini dimulai tahapan vaksinasi di seluruh Jawa Barat. Sementara di 7 daerah dan pekan depan di seluruh sisanya,” tuturnya. (yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *