Warga Ciputat Digegerkan Pria Gantung Diri

oleh -160 views
DATANGI TKP. Warga Desa Ciputat Kecamatan Ciawigebang digegerkan dengan penemuan seorang pria yang tewas di gubug persawahan, kemarin (16/1). FOTO: M TAUFIK/RADAR KUNINGAN

KUNINGAN – Warga Desa Ciputat Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan digegerkan dengan penemuan seorang pria yang tewas di saung (gubug) persawahan, diduga bunuh diri, kemarin (16/1).

Jasad pria itu diketahui oleh seorang saksi yang hendak menyemprot padi di sawah.

Awalnya saksi tidak menyangka melihat ada orang yang gantung diri. Karena penasaran akhirnya saksi melihat lebih dekat, ternyata benar ada seorang pria yang gantung diri di gubug dekat persawahan.

Setelah itu, saksi langsung melapor kepada pihak kepolisian terdekat. Saat ditemukan, tidak ada indentitas diri dari pakaian yang dikenakan pria tersebut.Namun usai dilakukan pemeriksaan oleh tim kepolisian, ternyata sesosok pria itu masih warga Kuningan. Pria itu berinisial AR (40) beralamat di Kecamatan Kalimanggis.

Kapolsek Ciawigebang, Kompol Yayat Hidayat membenarkan, adanya laporan warga terkait pria yang gantung diri di gubug dekat sawah. Hanya saja, saat ditemukan tidak ada identitas diri dari pria itu.

“Pria ini tidak membawa identitas dan warga sekitar tidak ada yang mengenalnya. Ciri-ciri korban itu tinggi sekitar 160 cm, badan agak kurus, rambut lurus, warna kulit sawo matang, dan korban saat ditemukan mengenakan masker,” bebernya.

Sementara Kasat Reskrim Polres Kuningan, AKP Danu Raditya Atmaja mengatakan, awalnya Tim Inafis Polres Kuningan kesulitan menemukan alamat korban di Kuningan. Sebab hasil dari sidik jari korban, alamat yang tertera itu di Jakarta. “Akhirnya kami meminta bantuan kepada Disdukcapil, kemudian korban diketahui berinisial AR berusia 40 tahun warga Kecamatan Kalimanggis,” ungkapnya.

Pihaknya menyebut, telah menghubungi pihak keluarga korban untuk memberitahukan penemuan tersebut. Hasil pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan pada tubuh korban.“Kalau hasil keterangan dari pihak keluarga korban, katanya mengalami depresi dan meninggalkan rumah sejak dari pagi,” katanya. (fik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *